Pertamina Tambah Stok Tabung Elpiji 3 Kg di Jateng-Yogyakarta

Kuntoro Tayubi - 13 September 2017 11:20 wib
Warga mengantre mendapatkan elpiji 3 Kg di Desa Larangan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Foto: MTVN/Kuntoro Tayubi
Warga mengantre mendapatkan elpiji 3 Kg di Desa Larangan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Foto: MTVN/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Semarang: PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV menyalurkan stok elpiji 3 Kg tambahan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang meningkat bulan ini. Setidaknya penambahan fakultatif mencapai 335.560 tabung.

Area Manager Communication & Relations MOR 4, Andar Titi Lestari, mengatakan stok tambahan disalurkan pada 7–15 September 2017. Bahkan dimulai bulan Agustus hingga Iduladha, Pertamina telah menambahkan penambahan fakultatif sebanyak 1.079.557 tabung untuk  menjamin ketersediaan pasokan.

“Tidak hanya itu, sebanyak 27 titik telah dilakukan operasi pasar pada Jumat (8/9), Senin (11/9) dan Selasa (12/9) dengan total penyaluran tabung sebanyak 14.440 tabung,” katanya saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu, 13 September 2017.

Andar menambahkan, operasi pasar dilakukan kembali hari ini. Ada dua lokasi operasi pasar yaitu di wilayah Kudus dan Jepara.

(Baca: Warga Rela Antre Lama Demi Elpiji 3 Kg nan Langka)

Wilayah Jepara digelar di Desa Kedungcino. Sedangkan operasi wilayah Kudus diselenggarakan di Kaliwungu, Gebog dan Bae. Masing-masing disiapkan 560 tabung per titik operasi pasar.

Menurut Andar, kebijakan penerapan distribusi LPG 3 kg berbeda dengan non-PSO. Pertamina harus mengikuti Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG.

Pada pasal 18–20 tentang pendistribusian LPG dan pengguna LPG tertentu dalam hal ini adalah LPG 3Kg memiliki batasan yang tak bisa dilewati Pertamina.

“Pertamina hanya bertanggung jawab melakukan pengawasan sampai dengan pangkalan elpiji 3 kg. Kami berkomitmen penuh dalam hal pendistribusian sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Sehingga kuota ini yang harus kami jaga” ujar Andar.
 
Ia berharap masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa karena Pertamina selalu mengevaluasi kebutuhan real pengunaan elpiji 3 Kg, apabila dirasa kurang Pertamina akan mensuplai elpiji 3 Kg secukupnya sesuai kebutuhan di wilayah tersebut.
 


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KELANGKAAN ELPIJI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 19-11-2017