Gus Ipul: Tidak Ada Pembicaraan Khusus soal Pilkada Jatim dengan PDIP

- 13 September 2017 11:44 wib
Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf. (Foto: MI/Bagus Suryo)
Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf. (Foto: MI/Bagus Suryo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kunjungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ke Surabaya beberapa waktu lalu seakan memberi sinyal politik dalam bursa calon gubernur Pilkada Jawa Timur 2018.

Namun, sebagai calon terkuat versi survei Poltracking, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengaku belum dapat memastikan apakah dirinya didukung oleh partai berlambang banteng itu dalam kontestasi Pilgub Jatim 2018.

"Saya belum bisa memastikan karena yang berhak dan punya wewenang adalah pimpinan partai (PDIP) dalam hal ini ketua umum. Yang kami lakukan hanya sebatas komunikasi baik formal maupun informal," ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul, dalam Metro Pagi Primetime, Rabu 13 September 2017.

Gus Ipul mengatakan sejauh ini Dia dan PDIP memiliki visi sama, ingin pemerintahan yang bersih dan memperkuat persatuan, kerukunan, sekaligus memberi kontribusi nyata lewat penyelesaian beberpa persoalan. Tak hanya dengan PDIP, DPP partai lain di Jatim pun mengungkapkan hal yang sama.

Memang, kata Gus Ipul, beberapa kali dirinya sempat bertemu dengan Megawati, misalnya saat menghadiri acara di makam Bung Karno di Blitar atau acara resmi lainnya. Tetapi hal itu hanya sebatas pertemuan, tak ada pembicaraan khusus soal pilkada Jatim.

"Tidak tahu kapan (deklarasi) nya, Kami hanya menunggu. Yang sudah pasti mendukung adalah PKB dan pimpinan PKB-lah di sini yang mematangkan koalisi dan melakukan komunikasi," kata Gus Ipul.

Soal wakil yang akan mendampingi pun Gus Ipul mengaku tak tahu banyak. Yang pasti, kata Dia, meski PKB memiliki suara yang cukup untuk mendukung dirinya tetapi PKB masih menunggu partai lain untuk bergabung dan berkoalisi.

"PKB tidak ingin membangun pemerintahan di Jatim sendirian, ingin bersama dengan partai yang sevisi, punya komitmen dan sama-sama dan bisa sejalan," jelasnya.




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017