DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Bus Suroboyo Diharap Bisa Mengurangi Macet

Amaluddin - 08 April 2018 16:07 wib
Suroboyo Bus melintas di jalan Tunjungan, Surabaya, Jawa Timur. (ANT/Didik Suhartono)
Suroboyo Bus melintas di jalan Tunjungan, Surabaya, Jawa Timur. (ANT/Didik Suhartono)

Surabaya: Kehadiran Suroboyo Bus bukan hanya untuk menanggulangi sampah. Bus tersebut juga untuk mengurangi kemacetan di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, mengatakan kehadiran Suroboyo Bus diharapkan mampu mengurangi volume kendaraan di Surabaya. Saat ini, volume kendaraan di Surabaya terus meningkat dari tahun ke tahun. 

“Perbandingan kendaraan pribadi dengan transportasi massal saat ini 75 persen (kendaraan pribadi) dan 25 persen (angkutan massal), dan kalau sampai tembus angka 90 persen, maka jalan di Surabaya akan berhenti (macet total). Idealnya 50 banding 50," kata Risma, sapaan akrabnya, di sela-sela peluncuran Suroboyo Bus di depan Gedung Siola, Surabaya, Minggu, 8 April 2018.

Baca: Risma Luncurkan Bus Suroboyo

Risma mengaku, sulit mengubah perilaku masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi massal. Oleh karena itu, kata Risma, transportasi massal merupakan alternatif yang dinilai tepat mengurangi kepadatan lalu lintas di wilayahnya. 

"Ini yang disebut psikologi perkotaan dari angkutan pribadi ke transportasi massal. Dibutuhkan transformasi dengan menggunakan transportasi massal," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menambahkan bahwa Suroboyo Bus tak hanya bertujuan untuk mengurai kemacetan di wilayahnya. Juga untuk menurunkan angka kecelakaan. 

"Khusus untuk anak-anak sekolah, kami berharap bisa memanfaatkan Suroboyo Bus untuk menjalankan aktivitasnya sehari-hari," kata Irvan.

Baca: Risma Sebut Bus Suroboyo Bebas Lampu Merah

Untuk rute Suroboyo Bus, akan berangkat mulai dari arah selatan ke utara (terminal Purabaya hingga Halte Rajawali), begitu pula sebaliknya dari Halte Rajawali menuju Terminal Purabaya. 

"Nantinya, bus akan beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB. Bus itu juga dilengkapi aplikasi GoBis, agar penumpang bisa melihat jadwal kedatangan bus di setiap halte, asal dan tujuan, hingga posisi bus berada," ujar Irvan.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BUS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018