Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Purna Tugas, Soekarwo Lantik Empat Penjabat Bupati

Amaluddin - 13 Maret 2018 12:33 wib
Gubernur Jatim Soekarwo saat melantik Pj untuk empat Kabupaten/Kota di Jatim. (Medcom.id/Amal).
Gubernur Jatim Soekarwo saat melantik Pj untuk empat Kabupaten/Kota di Jatim. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Gubernur Jawa Timur Soekarwo melantik penjabat (Pj) bupati di empat daerah yakni, Kabupaten Probolinggo, Bojonegoro, Bangkalan, dan Sampang. Para bupati itu diganti karena habis masa jabatan kepala daerahnya.

Keempat Pj Bupati tersebut akan menjabat di daerahnya paling lama satu tahun terhitung sejak tanggal dilantik. Total, saat ini ada sembilan kepala daerah Kabupaten/Kota di Jatim yang telah dilantik menggantikan Bupati/Wali Kota yang jabatannya berakhir. 

Dalam sambutannya, Soekarwo mengatakan pelantikan keempat Pj Bupati tersebut sudah sesuai UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, serta untuk menggantikan posisi bupati yang telah memasuki masa purna tugas sebelum digelar Pilkada serentak pada 27 Juni 2018. 

"Sesuai ketentuan, para Pj diambilkan dari pejabat pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon II yang ada di lingkup Pemprov Jatim," kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya.



Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo meminta keempat Pj Bupati itu untuk melaksanakan tugas sebagai kepala daerah dengan sebaik-baiknya. Di antaranya, berkomunikasi dengan seluruh unsur Forkopimda guna mensukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018, menjaga netralitas ASN, dan menjaga kondusifitas di wilayahnya masing-masing. 

Sebagai langkah awal, Pakde Karwo menyarankan kepada para Pj Bupati untuk segera bersilaturahmi dan berkomunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik Forkopimda, DPRD, TNI, Polisi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

"Pj Bupati mempunyai tugas penyelenggaranan pemerintahan di kabupaten masing-masing. Saya tegaskan kembali, tugas Pj sebagai penyelenggaraan pemerintahan. Jadi bukan hanya memerintah dan pemerintah. Oleh karena itu, agar Pj menjalin komunikasi khususnya DPRD. Sebab pemerintahan daerah adalah legislatif dan eksekutif," ujarnya.

Pakde Karwo juga berpesan agar para Pj melanjutkan program pemerintah daerah (Pemda) yang telah berjalan dan bersentuhan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yakni pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.

"Para Pj tidak boleh memutasi atau mencopot pegawai, kecuali mendapat persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Ingat, jika disetujui seratus, ya seratus yang diganti. Jangan lebih, karena jika lebih akan dibatalkan," katanya.

Adapun keempat Pj yang dilantik ialah, Pj Bupati Bojonegoro Suprianto menggantikan Suyoto yang masa jabatannya berakhir pada 12 Maret 2018. Dia adalah Asisten I Sekdaprov Jatim. 

Kemudian Pj Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo yang kesehariannya sebagai Kepala Baperwil Jember, menggantikan Puput Tantriana Sari yang masa jabatannya berakhir pada 28 Februari 2018. 

Selanjutnya adalah Pj Bupati Sampang, Jonathan Judianto, menggantikan Fadhilah Budiono yang masa jabatannya berakhir pada 26 Februari 2018, dan Pj Bupati Bangkalan I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh yang sehari-hari sebagai Kepala Badan Perwakilan Wilayah (Baperwil) Pamekasan, menggantikan Makmun Ibnu Fuad yang berakhir pada 4 Maret 2018.



(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMERINTAH DAERAH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 21-06-2018