DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.968.610.192 (19 AGUSTUS 2018)

Universitas Jember Dibantu BNPT dan Polisi Tangkal Radikalisme

Kusbandono - 06 Juni 2018 13:27 wib
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Jember: Universitas Jember (Unej) menggandeng BNPT dan kepolisian untuk menekan penyebaran paham dan gerakan radikalisme di lingkungan kampus.  Cara ini dinilai efektif dalam mengantisipasi penyebaran paham yang bisa menjadi akar aksi teroris.

"Kami bekerja sama dengan semua pihak. Dengan BNPT, pihak kepolisian, dan beberapa simpul masyarakat," kata Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember Akhmad Taufik.

Unej sempat menjadi sorotan terkait terorisme karena salah satu alumninya terlibat teror pada 2012. Taufik juga menyebut BNPT mengindikasikan mahasiswa Jember terlibat aksi terorisme pada 2017.

"Pada 2017, laporan dari pihak keamanan ada 10 mahasiswa Jember yang terlibat dalam aksi terorisme. Empat orang dari Unej. Tapi itu kemudian segera kami atasi dan berikan tindakan, enam dari luar Unej," terang Taufik.

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dilarang pemerintah disebut-sebut juga masuk di kalangan mahasiswa Unej. Taufik mengatakan, HTI saat ini jelas sudah dibubarkan.

Keberadaannya tidak legal sebagai organisasi masyarakat. "Bahwa kemudian, apakah HTI terlibat dalam aksi terorisme dengan bom bunuh diri atau tidak, itu lain soal," tegas Taufik.

Unej berkoordinasi secara intensif dengan pihak keamanan sebagai langkah pencegahan. Kemudian, pimpinan universitas berkoordinasi dengan pimpinan fakultas.

"Kemudian pihak fakultas diminta menindaklanjuti dengan melakukan tindakan pendekatan dan pembinaan kepada yang bersangkutan. Hasilnya cukup efektif," kata dia.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TERORISME
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 19-08-2018