Wali Kota Surabaya tak Tahu Proyek Kereta Semi Cepat Surabaya-Jakarta

Amaluddin - 09 Oktober 2017 19:32 wib
Sebuah kereta melintasi jalur di Madiun, Ant - Fikri Yusuf
Sebuah kereta melintasi jalur di Madiun, Ant - Fikri Yusuf

Metrotvnews.com, Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku tak tahu soal rencana kereta api semi cepat yang menghubungkan Surabaya-Jakarta. Padahal, menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, proyek tersebut dimulai tahun depan.

Perempuan yang akrab disapa Risma itu mengaku tak bisa menjawab pertanyaan seputar rencana itu. Ia pun akan berkoordinasi mengenai rencana tersebut.

"Saya belum tahu, maaf ya," kata Risma ditemui di rumah dinasnya di Surabaya, Senin 9 Oktober 2017.

Minggu kemarin, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan proyek kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya akan dimulai tahun depan. Proyek tersebut ditargetkan rampung selama dua tahun. 

Menurut Menhub, keputusan itu hasil diskusi terakhir dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, bahwa kereta api semi cepat akan menggunakan jalur lintasan yang sudah ada. "Proyek bisa dimulai 2018," kata Menhub.

Baca: Tahun Depan, Proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Dibangun

Saat ini, kata dia, proyek tersebut tengah dilakukan studi. Kajian yang dilakukan tim dari Jepang ditargetkan tuntas pada akhir November. Menurut Menhub, kereta api semi cepat melintas dari Jakarta menuju Surabaya dengan kecepatan minimal 140 kilometer per jam. Sehingga waktu tempuh dua kota hanya 5 jam. 

Sementara perjalanan kereta Jakarta-Surabaya saat ini memakan waktu kurang lebih 10 jam. "Di Jepang, kereta apinya melaju dengan kecepatan maksimum 120 Km per jam," ungkap Menhub.

Menhub memperkirakan inverstasi untuk proyek tersebut sekitar Rp60 triliun. Termasuk, Rp20 triliun untuk 800 lintas sebidang kereta api Jakarta-Surabaya.


(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TRANSPORTASI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017