Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.387.516.226 (18 JUNI 2018)

Polisi Cari 4 Korban Perahu Miring di Sumenep

Rahmatullah - 09 Maret 2018 11:05 wib
Tim saat mencari korban perahu miring di perarian Pulau Sapeken Sumenep - Foto: Humas Polres Sumenep
Tim saat mencari korban perahu miring di perarian Pulau Sapeken Sumenep - Foto: Humas Polres Sumenep

Sumenep: Pencarian korban perahu miring di perairan Pulau Sapeken, Sumenep Jawa Timur, dilanjutkan pada Jumat pagi, 9 Maret 2018. Pencarian sempat dihentikan pada Kamis malam karena terkendala cuaca buruk. Sejauh ini, masih ada empat koban belum ditemukan. 

Informasi dari Polres Sumenep, total korban perahu miring sebanyak 34 orang. Satu korban di antaranya meninggal (sebelumnya diberitakan satu orang meninggal). 

"Pagi hari pencarian korban kembali dilakukan," kata Kasi Trantib Kecamatan Sapeken, Nurullah.

Baca: Angkut 20 Siswa Perahu Tenggelam di Pulau Sapeken

Dia berharap pencarian korban membuahkan hasil. Semua yang hilang dan tewas merupakan siswa.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid, mengatakan ukuran perahu yang mengalami kecelakaan itu sepanjang 13,30 meter dengan lebar 2 meter. Perahu tersebut mengangkut 27 siswa, didampingi 4 guru pendamping. Ikut juga dalam rombongan pengajian itu dua bocah kecil. Sehingga total korban perahu miring berjumlah 34 dengan nakhoda.

"Empat korban hilang merupakan siswa Madrasah Aliyah," kata Mukid.

Perahu tersebut berangkat dari pinggir pantai Desa Sapeken menuju Desa Tanjung Kiaok Pulau Sepanjang. Setelah melintas di sebelah barat Pulau Saredeng Besar Desa Saseel, perahu miring ke kiri dan sebagian penumpang jatuh ke laut. 

Penumpang lain dan juru mudi berusaha memberikan pertolongan dibantu nelayan yang kebetulan lewat. Penumpang selamat ada yang menghubungi keluarganya di daratan Sapeken untuk meminta pertolongan. Meski mereka berupaya maksimal memberikan pertolongan, satu siswa tewas dan empat lainnya hilang ditelan ombak.



(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KAPAL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 18-06-2018