Penderita Sakit Jiwa di Sumenep Mencapai 587 Orang

Rahmatullah - 10 Oktober 2017 15:51 wib
Penderita sakit jiwa yang dirawat di Ponpes Bajigur Sumenep – MTVN/ Rahmatullah
Penderita sakit jiwa yang dirawat di Ponpes Bajigur Sumenep – MTVN/ Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Penderita sakit jiwa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mencapai 587 orang. Jumlah tersebut tersebar di 27 Kecamatan. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, sebanyak 27 orang telah ditangani secara medis.
 
“Dua di antaranya berasal dari luar Sumenep dan dititipkan di Ponpes Bajigur Kecamatan Manding. Di sana melayani dan merawat pasien sakit jiwa,” ujar Kasi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Sumenep, Laos Susantina, Selasa 10 Oktober 2017.
 
Susanti mengaku menemui kendala ketika ingin melakukan penanganan medis. Paling utama adalah jarak tempuh ke rumah penderita sakit jiwa. Sebab penderita sakit jiwa rata-rata cukup jauh dari pusat kesehatan.
 
"Bahkan petugas puskesmas yang mengantar obat ke rumah pasien," tutur dia.
 
Selain jarak tempuh, kata Susanti, minimnya dukungan keluarga dan lingkungan juga ikut menjadi penyebab penderita sakit jiwa sulit sembuh.
 
Sementara penyebab sakit jiwa beragam. Susanti menyebut salah satunya karena faktor keturunan atau gen. Lingkungan dan konsumsi obat-obatan juga disebut sebagai penyebab penyakit tersebut, termasuk tekanan hidup.
 
“Kami berharap masyarakat segera melapor jika ada anggota keluarganya menderita sakit jiwa. Tidak usah malu. Jika cepat ditangani, maka peluang sembuhnya lebih cepat,” tegasnya.
 
Selebihnya, dia menegaskan Sumenep akan bebas dari pemasungan penderita sakit jiwa akhir tahun 2017. Itu diakui sesuai intruksi Gubernur Jawa Timur. Tapi dia tidak merinci berapa penderita sakit jiwa yang dipasung tersebut.


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG RUMAH SAKIT JIWA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-10-2017