DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Tak Ada Kabel Milik PLN di JIIPE

Syaikhul Hadi - 07 Maret 2018 11:16 wib
Pintu gerbang JIIPE Gresik dalam proses rekonstruksi dan rencananya rampung pada 2019. Pintu gerbang itu terhubung langsung dengan akses tol, foto: dok
Pintu gerbang JIIPE Gresik dalam proses rekonstruksi dan rencananya rampung pada 2019. Pintu gerbang itu terhubung langsung dengan akses tol, foto: dok

Surabaya: Kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Manyar Gresik, Jawa Timur, memiliki pembangkit listrik mandiri. Daya listrik yang disediakan yaitu 515 megawatt (mw).

Hal itu disampaikan Presiden Direktur PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) Bambang Soetiono S, baru-baru ini kepada Medcom.id. BKMS merupakan pengelola kawasan industri di JIIPE. Selain industri, kawasan itu juga terdiri dari pelabuhan yang dikelola Pelindo III dan perumahan yang dibangun PT AKR Land Development.

"Kami sudah memiliki izin untuk pembangkit listriknya," kata Bambang. 

Dua tahun lalu, ujar Bambang, ia mengajukan izin pembangunan pembangkit tenaga listrik untuk JIIPE. Kemudian pemerintah mengabulkan. Pembangkit mengalirkan listrik untuk memenuhi kebutuhan di area pelabuhan, industri, dan perumahan. 

"Jadi tidak ada kabel milik PT PLN di JIIPE," lanjut Bambang.

Baca: Kawasan Terintegrasi JIIPE Tekan Biaya Logistik

Hingga kini, daya listrik yang digunakan baru 23 mw. Itu pun untuk kebutuhan konstruksi JIIPE. Ia juga tengah menyiapkan pembangkit baru untuk menambah daya listrik. Sehingga listrik sudah tersedia sebelum pabrik-pabrik besar beroperasi.

"Jadi pembangunannya dilakukan secara bertahap dan bergantung pada kebutuhan," ungkap Bambang.

BKMS juga mendapat izin pengelolaan air bersih. Kawasan terpadu itu berlokasi tak jauh dari sungai. Perusahaan memanfaatkan kondisi itu untuk mengelola air bersih. 

Air bersih digunakan untuk kebutuhan di area pabrik dan perumahan. Pihaknya tengah membangun sistem pengelolaan air limbah atau waste water treatment plant (WWTP) untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

"Izin instalasi pengolahan air limbah (Ipal) sudah kami kantongi, mesinnya juga sudah ada. Tapi bukan untuk limbah padat atau kental karena kami tak memiliki alatnya. Jadi, nantinya, semua lengkap. Ada gas, air bersih, listrik, dan lain-lain," ujar Bambang.

JIIPE Gresik merupakan kawasan terpadu pertama di Indonesia. Proyek ini dibangun di lahan seluas 3 ribu hektare. Kawasan ini mengintegrasikan industri, pelabuhan, dan perumahan. 

Industri dan pelabuhan dirancang dengan menggunakan fasilitas berstandar internasional. Pengelolaannya dilakukan secara independen. Sedangkan perumahan menggunakan konsep kota mandiri yang menyediakan lifestyle dan leisure



(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KAWASAN TERPADU JIIPE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 10-12-2018