DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.968.610.192 (19 AGUSTUS 2018)

Mahasiswa Surabaya Rancang Masjid Berteknologi Modern

Antara - 12 April 2016 22:08 wib
Konsep masjid modern yang dikembangkan mahasiswa UMS. Foto: Twitter
Konsep masjid modern yang dikembangkan mahasiswa UMS. Foto: Twitter

Metrotvnews.com, Surabaya: Mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) merancang konsep masjid berteknologi modern. Salah satu teknologi yang diangkat adalah penggunaan lampu LED pada shaf yang berfungsi untuk meluruskan dan merapatkan baris saat salat.

Ketua proyek masjid berteknologi modern, Herwin Firnanda, di Surabaya, mengatakan jumlah masjid di Indonesia cukup banyak, namun kebanyakan masih jauh dari sentuhan teknologi modern.

"Masjid ini dirancang dengan beberapa keunggulan. Lampu LED akan barada di bawah kaki jemaah, ketika kaki berada di atas LED, maka sensor akan bekerja dan lampu LED mati, ini bisa menjadi indikator barisan shaf kurang rapat jika lampu LED masih menyala," kata Herwin, Selasa (12/4/2016).

Ia mengatakan konsep masjid yang mereka kembangkan juga dilengkapi dengan alat pengacak sinyal ponsel karena di beberapa masjid banyak ditemukan peringatan agar ponsel dinonaktifkan, khususnya ketika menjalankan ibadah salat.

"Namun, pada kenyataannya masih banyak jamaah yang tidak mematikan ponselnya, bahkan ketika sedang berjamaah salat tiba-tiba ada ponsel berbunyi keras. Hal itu akan mengganggu kekhusukan salat," kata dia.

Untuk itu, alat pengacak sinyal bisa menjadi solusi karena ponsel yang berada di sekitar masjid tidak akan mendapatkan sinyal dengan baik, sehingga tidak ada panggilan ataupun pesan yang masuk. Termasuk jaringan internet pada ponsel juga akan terganggu.

"Alat ini mampu bekerja dengan radius sekitar 6 meter dari titik alat dipasang. Selain itu, masjid modern ini juga dilengkapi dengan kompas otomatis yang bisa menunjukkan arah kiblat," terangnya.

Safaat Ramadani menuturkan untuk menunjukkan arah kiblat digunakan teknologi laser. Laser akan langsung menembak ke arah kiblat. "Alat ini lebih dibutuhkan bagi jemaah yang tidak ada garis shaf," kata dia.

Masjid yang serba canggih ini juga dilengkapi dengan parkir berteknologi modern karena di pintu masuk dipasang sensor. Di tempat parkir juga menggunakan lampu LED yang bisa menuntun mobil ke area parkiran hingga sampai menemukan slot kosong. 

Jika ada lebih dari satu slot yang kosong maka hanya lampu di satu slot saja yang menyala. "Begitu mobil sudah terparkir maka lampu slot akan mati. Seiring dengan itu, lampu yang ada di satu slot kosong lainnya akan menyala, sampai seluruh parkiran penuh maka slot baru mati semua," kata mahasiswa teknik elektro semester VIII itu.


(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MASJID
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 19-08-2018