Calon Perseorangan Wajib Didukung 1,7 Juta Jiwa

Kuntoro Tayubi - 13 Oktober 2017 18:32 wib
 Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah, Ikhwanudin memberikan sosialisasi tahapan dan persyaratan calon perseorangan Pilgub Jateng 2018 di Aula KPU Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com /Kuntoro Tayubi)
Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah, Ikhwanudin memberikan sosialisasi tahapan dan persyaratan calon perseorangan Pilgub Jateng 2018 di Aula KPU Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com /Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Pendukung bagi bakal pasangan calon (paslon) perseorangan atau independen yang ingin maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018, harus memiliki 1.781.606 dukungan. Syarat dibuktikan dengan surat pernyataan dukungan disertai fotokopi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) atau Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan dinas terkait.

"Pendukungnya minimal 1,7 juta jiwa. Itu pun harus dibuktikan dengan kartu kependudukan yang sah," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah, Ikhwanudin saat memberikan sosialisasi tahapan dan persyaratan calon perseorangan Pilgub Jateng 2018 di Aula KPU Kabupaten Tegal, Jumat,  13 Oktober 2017. 

Dia menjelaskan, persyaratan calon perseorangan didasari dari Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati dan wali kota menjadi undang-undang. 

Pada Pasal 41, disebutkan calon perseorangan dapat mendaftarkan diri sebagai calon gubernur dan wakil gubernur jika memenuhi syarat dukungan jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih dan termuat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu atau pemilihan sebelumnya yang paling akhir di daerah bersangkutan.
 
"Aturan itu diperjelas dengan PKPU Nomor 3 Tahun 2017 Pasal 8-Pasal 11," jelasnya.
 
Diterangkan pula, sesuai PKPU Nomor 3 Tahun 2017, dinyatakan bahwa provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat dalam DPT Pemilu Terakhir lebih dari 12.000.000 jiwa harus didukung paling sedikit 6,5 persen. DPT Pemilu/Pemilihan, terdapat 27.409.316 pemilih. 
DPT Pemilu terakhir itu diperoleh dari Pilkada serentak 2015 di 21 kabupaten dan kota. Kemudian Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota 2017. Sisanya yakni tujuh kabupaten/kota diambilkan dari DPT Pilpres 2014, sebab baru akan menggelar Pilkada serentak bersamaan Pilgub 2018. Tujuh daerah itu, yakni Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kudus, Karanganyar, Kabupaten Magelang, Temanggung dan Banyumas.
 
"Di Jateng jumlah DPT Pemilu terakhir adalah 27.409.316 pemilih, maka 6,5 persennya yaitu 1.781.606 orang," terangnya.
 
Dia menambahkan, selain menetapkan jumlah minimal dukungan, KPU Jateng juga menetapkan jumlah minimal sebaran dukungan. Sesuai perundangan, sebarannya ada di 50 persen jumlah kabupaten/kota di provinsi tersebut. Di Jateng terdapat 35 kabupaten/kota, maka paslon perseorangan harus mendapat dukungan dari penduduk yang tinggal di 18 kabupaten/kota di Jateng.
 
"Persyaratan pencalonan itu dapat diserahkan ke KPU Jateng pada 22-26 November 2017," pungkasnya.


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILGUB JATIM 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 11-12-2017