DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 40.273.617.416 (15 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

BBKSDA Jawa Timur Lepasliarkan 210 Burung ke Kalimantan

Syaikhul Hadi - 12 Oktober 2018 13:03 wib
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur menggelar jumpa pers dalam pelepasliaran 210 burung. Medcom.id/Hadi
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur menggelar jumpa pers dalam pelepasliaran 210 burung. Medcom.id/Hadi

Sidoarjo: Sebanyak 210 ekor burung dilepasliarkan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur ke Pangkalanbun Kalimantan Tengah dan Balikpapan Kalimantan Timur. Jenis burung liar yang dilepas antara lain burung Murai Batu, Cucak Hijau, dan Cucak Jenggot. 

Kepala BBKSDA Jawa Timur, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Nandang Prihadi mengatakan satwa liar jenis burung yang dilepasliarkan merupakan hasil giat bersama dalam mengawasi peredaran satwa. Khususnya, burung yang berasal dari alam.

"Ada sekitar 210 ekor burung yang akan dilepasliarkan. Baik di Pangkalanbun maupun di Balikpapan," kata Nandang, saat jumpa pers dikantor BBKSDA Jawa Timur, Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, Jumat, 12 Oktober 2018. 

Pelepasliaran satwa ke habitat asal dilakukan setelah melalui proses penanganan satwa yang cukup panjang. Baik dari aspek kesehatan satwa, penentuan lokasi, rehabilitasi dan habituasi serta langkah teknis lainnya. 

Ratusan burung ini sebelumnya merupakan pelimpahan dari operasi penertiban yang dilakukan oleh Polairud dan Balai Karantina dikawasan Tanjung Perak Surabaya. BBKSDA Jawa Timur hanya melindungi satwa liar untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya. 

"Kami hanya menerima pelimpahan dan berupaya melindungi satwanya. Makanya dilakukan pelepasan ke alam," tegasnya. 

Burung, merupakan bagian integral dari rantai makanan dan jaring-jaring makanan. Dalam ekosistem hutan beberapa burung mengambil makanan terutama dari tanaman. Selain itu, burung juga memakan satwa kecil seperti serangga yang secara langsung berfungsi sebagai pengendali hama alamiah. 

"Jadi, hubungannya antara makanan semua satwa dengan ekosistem membantu mencegah satu seosiae menjadi terlalu banyak. Makanya, burung memainkan perannya dalam menjaga keseimbangan alam," tandasnya. 


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SATWA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 15-10-2018