DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Risma Luncurkan Bus Suroboyo

Amaluddin - 07 April 2018 22:05 wib
Soft launching operasi Suroboyo Bus di depan Gedung Siola, Surabaya -- Foto: Medcom.id/ Amaluddin
Soft launching operasi Suroboyo Bus di depan Gedung Siola, Surabaya -- Foto: Medcom.id/ Amaluddin

Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akhirnya melakukan soft launching operasi Suroboyo Bus di depan Gedung Siola, Surabaya, Sabtu 7 April 2018. Nantinya, masyarakat cukup membayar dengan sampah plastik untuk menumpangi bus tersebut.

"Bagi penumpang yang akan naik Bus Suroboyo harus membawa 5 botol plastik ukuran tanggung, 3 botol besar, 10 gelas air mineral, kantong plastik (kresek) dan kemasan plastik. Jadi bayarnya bukan pakai uang, tapi bayar dengan sampah plastik," kata Risma, sapaan akrabnya.

Sementara bagi penumpang yang tidak ingin membawa sampah plastik, dapat menukarkan jenis-jenis sampah di bank-bank sampah yang telah disiapkan. Yaitu di drop box halte dan drop box terminal Purabaya yang telah bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya. Selanjutnya, sampah-sampah tersebut ditukarkan untuk mendapatkan tiket.

"Dengan begitu penumpang bisa berkeliling Surabaya selama 2 jam keliling secara gratis," kata Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu.

Nantinya, kata Risma, sampah-sampah plastik yang telah terkumpul akan diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. "Karena sampah plastik itu sangat sulit untuk diuraikan. Jadi lewat Suroboyo Bus ini, akan kami kumpulkan lalu disetorkan ke Bank Sampah. Lalu dijual, untuk didaur ulang menjadi bahan yang lebih bermanfaat," ujarnya.

Dengan adanya Suroboyo Bus ini, Risma berharap bisa memberikan dampak yang besar bagi Kota Surabaya, khususnya mengurangi sampah plastik yang menjadi permasalahan serius pada lingkungan. Ke depannya, masyarakat bisa menyetorkan sampah berupa koran, botol bekas sampo, atau sampah lainnya yang sulit diuraikan. 

"Kami berharap bisa merubah masyarakat agar peduli pada sampah plastik. Karena kami sangat serius dalam mengatasi sampah plastik. Ini bentuk komitmen kami dalam menanggulangi sampah plastik yang sifatnya tidak bisa hancur ratusan tahun," kata mantan kepala dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota (DKP) ini.

Setelah acara launching, Risma bersama Kapolrestabes Surabaya Rudi Setiawan, Kepala Kejari Surabaya M Tegus Darmawan, Danrem dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta mengajak sejumlah masyarakat untuk menjajal naik Bus Suroboyo itu.




(Des)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BUS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018