PDIP Ingin Koalisi dengan PKB di Pilgub Jatim

Amaluddin - 06 Mei 2017 18:54 wib
Ilustrasi Metrotvnews.com
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Surabaya: Geliat partai politik (parpol) jelang Pilgub Jatim 2018 terus bergulir. Terbaru, PDI Perjuangan ingin berkoalisi dengan PKB untuk Pilgub Jatim mendatang.

Demikian disampaikan Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari. Ia mengatakan sudah ada pembicaraan cukup serius antara PDIP dengan PKB Jatim terkait rencana koalisi di Pilgub Jatim. 

PKB adalah satu-satunya partai yang bisa mengusung calon tanpa koalisi, karena PKB merupakan partai pemenang di Jatim dengan perolehan 20 kursi di parlemen, sedangkan PDIP hanya 19 kursi, belum memenuhi syarat untuk mengusung calon sendiri.

"Kami proporsional, kalau PKB mau bergabung untuk berkoalisi, PDIP akan menyambut dengan gembira. Kalau PKB gabung ya mereka akan usung Gubernur dan kita Wagubnya. Yang penting Jatim teduh dan tidak gaduh," kata Untari, usai menghadiri acara pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Jatim, di Surabaya, Sabtu, 6 Mei 2017.

Untari mengatakan, saat ini ada beberapa kader internal (PDIP, red.) yang digadang-gadang bakal ikut meramaikan Pilgub Jatim. Diantaranya, Tri Rismaharani (Wali Kota Surabaya), Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), Budi "Kanang" Sulistyo (Wakil Ketua DPD PDIP Jatim dan Bupati Nganjuk), dan Kusnadi (Ketua DPD PDIP Jatim).

Namun, kata Untari, PDIP punya mekanisme penugasan untuk mengusung kadernya pada Pilgub Jatim. Di antaranya, mendapat rekomendasi dari DPP PDIP, dan hasil survei yang tinggi.

"Jadi, jika ada kader tidak ada dalam penjaringan, tapi mendapat rekom dari pusat, berarti dia masuk dalam mekanisme penugasan, bisa diusung," kata perempuan yang juga anggota Komisi C DPRD Jatim itu.

Saat disinggung soal peluang duet pasangan Gus Ipul dan Budi Kanang Sulistyo?. Untari menyatakan kedua nama tersebut memang santer menjadi pembicaraan kader PDIP di berbagai daerah di Jatim. Namun, kata dia, mekanisme partai harus dilaksanakan terlebih dulu sehingga prosesnya bisa berjalan secara alami.

"Mudah-mudahan kedua nama itu menguat saat dilakukan penjaringan di DPC-DPC. Apalagi PKB juga ikut bergabung dalam koalisi sehingga rekom DPP PDIP akan memperkuat terwujudnya duet pasangan representasi Hijau (relegius) dan Merah (nasionalis) memimpin Jatim lima tahun ke depan," ujar politisi dari Dapil Malang itu.

PDIP menjadwalkan pembukaan penjaringan Bacagub dan Bacawagub Jatim pada awal Juni 2017 mendatang. Dalam penjaringan itu, masing-masing DPC DPIP akan mengusung 2 nama, bisa Bacagub atau Bacawagub. Penjaringan itu dibuka untuk masyarakat luas.

"Siapa saja boleh ikut mendaftar, para akademisi, pengusaha, mantan Birokrat. Kami membuka lebar-lebar yang ingin maju lewat PDIP. DPD sifatnya hanya menjaring, sebab yang menentukan adalah DPP," pungkas ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim.


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILGUB JATIM 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 25-11-2017