79.000 Kendaraan Menunggak Pajak di Samsat Serpong

Farhan Dwitama - 14 September 2017 09:34 wib
Kepala Unit Pelayanan Teknis Samsat Serpong Tubagus Mochamad Kurniawan -- MTVN/Farhan Dwitama
Kepala Unit Pelayanan Teknis Samsat Serpong Tubagus Mochamad Kurniawan -- MTVN/Farhan Dwitama

Metrotvnews.com, Tangerang: Sebanyak 79.000 kendaraan menunggak pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kantor Bersama Samsat Serpong, Jalan Civic Center, Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Potensi kehilangan pendapatan daerah dari sektor PKB ini mencapai Rp39 miliar.

"Ini akan terus kita kejar, agar bisa sesuai dengan target penerimaan kami," kata Kepala Unit Pelayanan Teknis Samsat Serpong Tubagus Mochamad Kurniawan, Kamis 14 September 2017.

Berdasarkan data yang dimiliki Tubagus, jumlah kendaraan yang terdaftar di Kecamatan Serpong, Serpong Utara, dan Kecamatan Setu sebanyak 263.000 kendaraan. "Sementara, yang masuk kategori KTMDU (Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang) sebanyak 79.000 kendaraan. Kalau di Samsat kami, didominasi kendaraan roda empat," lanjutnya.

Berdasarkan target yang telah ditetapkan, Samsat Serpong diharapkan bisa meraih penerimaan dari sektor PKB, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta pajak air dan rokok mencapai Rp456 miliar pada 2017. Hingga triwulan ke-III 2017, Tubagus mengaku berhasil memperoleh penerimaan hingga Rp342 miliar.

"Kami optimis bisa tercapai, masih ada waktu tiga bulan akan kami optimalkan di situ," kata dia.

Tubagus menuturkan, telah mencoba berbagai cara untuk menggaet wajib pajak (WP) agar taat membayar pajak kendaraan bermotornya. Salah satunya adalah bersurat melalui kantor pos dan melakukan razia dengan Kepolisian.

"Dengan pos lumayan efektif. Dari 15.000 kendaraan WP yang kami surati pada 10 Agustus 2017, 1.300 WP di antaranya telah membayarkan pajaknya. Beberapa cara lain akan kita lakukan," tutup Tubagus.


(NIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PAJAK KENDARAAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 24-11-2017