Kapolda Sulut Minta Anak Buahnya Awasi Kelompok Radikal

Agung Widura, Mulyadi Pontororing - 14 Mei 2018 16:31 wib
Petugas mengidentifikasi lokasi ledakan bom bunuh diri di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Ngagel Madya, Surabaya, Minggu 15 Mei 2018, Ant - M Risyal Hidayat
Petugas mengidentifikasi lokasi ledakan bom bunuh diri di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Ngagel Madya, Surabaya, Minggu 15 Mei 2018, Ant - M Risyal Hidayat

Manado: Polda Sulawesi Utara meningkatkan pengamanan setelah rangkaian aksi peledakan bom terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Kapolda Sulut Irjen Bambang Waskito menginstruksikan anak buahnya untuk menindak tegas terhadap ancaman dan situasi darurat.

Baca: Balas Dendam dan Perintah ISIS Disebut Motif Teror Surabaya

"Para personel agar tak ragu-ragu bertindak represif secara tegas dan terukur ketika menghadapi ancaman dan situasi darurat guna mencegah jatuhnya korban jiwa baik anggota Polri maupun masyarakat," tegas Bambang di Manado, Senin 14 Mei 2018.

Kapolda meminta anak buahnya tak lalai dan tetap waspada mengantisipasi aksi teror. Kapolda mengakui Sulut aman. Tapi, polisi tetap harus waspada.

"Tetap waspada dengan meningkatkan pengawasan dan monitoring terhadap gerakan yang terindikasi radikalisme serta melakukan giat preventif dgn pengamanan terhadap objek giat masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, calon gubernur nomor 2 Kalimantan Barat Karolin Margret Natasa mengutuk aksi terorisme di Surabaya. Ia pun mengajak warga Kalbar untuk menentang aksi tersebut.

"Kita meminta agar semua pihak untuk tidak terpancing aksi provokasi kelompok teroris atau mereka yang bersimpati pada teroris untuk memecah belah Indonesia," kata Karolin di Pontianak, Senin 14 Mei 2018.

Menurutnya, dalam sepekan ini, sudah terjadi dua kali aksi kejahatan teroris di Mako Brimob dan di Surabaya. Bahkan, pagi tadi, sebuah bom juga kembali meledak di Polrestabes Kota Surabaya.

"Untuk itu, kita harus bersatu karena saat ini intoleransi mengancam kedaulatan negara kita," tegasnya. 

Terkait beberapa rentetan peristiwa tersebut, Karolin yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, menyampaikan bela sungkawa terhadap para korban dan prihatin atas aksi kejahatan teroris tersebut



(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TEROR BOM DI SURABAYA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 24-05-2018