Warga Diminta Awasi Pendatang Baru

Mulyadi Pontororing - 15 Mei 2018 17:49 wib
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Manado: Warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengawasi setiap pendatang yang berada di Sulawesi Utara. Kewaspadaan dan kepedulian dengan daerah sekitar sangat penting guna mengantisipasi ancaman terorisme.

"Kami minta warga dan jemaat GMIM turut mengawasi para pendatang, jika ditemui hal-hal mencurigakan segera laporkan kepada aparat keamanan," kata Kapolda Sulawesi Utara Irjen Bambang Waskito dalam kunjungannya di Kantor Sinode GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa), Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Sulut, Selasa, 15 Mei 2018.

Dalam kunjungan tersebut, dibahas langkah mengantisipasi radikalisme di wilayah NKRI. Kapolda meminta Sinode GMIM untuk mengimbau seluruh jemaat dan masyarakat agar peduli terhadap para pendatang baru.

Baca: Eks Kepala BAIS Petakan 9 Pemicu Aksi Teror

Mewaspadai situasi lingkungan sekitar juga tidak menimbulkan kepanikan. Masyarakat harus bersinergi dengan TNI-Polri agar kebersamaan tidak dirusak radikalisme dan teror.

Di lokasi terpisah, Wakapolresta Manado AKBP Arya Perdana dan Kepala Kesbangpol Sulawesi Utara Meki Onibala membahas langkah antisipasi terorisme di Sulawesi Utara. Warga diminta memperhatikan para pendatang baru di lingkungan masing-masing.

Dia juga mewajibkan para pendatang yang berkunjung selama 1x24 jam untuk segera melaporkan diri ke pemerintah setempat agar menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

"Kita jangan terlena, jangan lengah karena Sulawesi Utara dianggap aman, perlu antisipasi bersama, melibatkan seluruh masyarakat untuk mengantisipasi masuknya teroris ke Sulawesi Utara," ujarnya.

Baca: Psikolog: Anak Terpapar Radikalisme Merasa Hebat saat Mengokang Senjata

Hal senada juga disampaikan Wakapolresta Manado Arya Perdana. Peran warga juga diperlukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi terorisme.

"Jangan ragu-ragu untuk segera melaporkan ke kantor polisi apabila ada orang-orang yang mencurigakan," tegas dia.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TERORISME
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 24-05-2018