Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.676.534.291 (20 JULI 2018)

Warga Tangsel Diminta Siapkan KTP-el dan KK

Farhan Dwitama - 17 April 2018 11:08 wib
Ilustrasi pilkada, Medcom.id
Ilustrasi pilkada, Medcom.id

Tangerang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan, Banten, memulai tahapan pendataan dan pencocokan data pemilih. Petugas mendatangi warga di tujuh kecamatan.

Ketua KPU Tangsel M Subhan mengerahkan petugas mendatangi 18.985 rumah. Petugas melakukan pendataan secara door to door.

“Tahapan pemutakhiran data ini akan dilakukan mulai dari Selasa sampai dengan 16 Mei mendatang. Nantinya petugas akan melakukan pemutakhiran dari pintu ke pintu,” kata Ketua KPU Kota Tangsel, M Subhan di konfirmasi, Selasa 17 April 2018. 

Selain melibatkan petugas, kegiatan ini juga melibatkan anggota KPU RI, KPU Provinsi, KPU Kota PPK, PPS, dan lembaga Pengawas Pemilu (Panwaslu).

“Ini adalah program prioritas kami. Sebab ini kegiatan spektakuler secara serentak. Karena itu setiap petugas minimal sudah melakukan pendataan sedikitnya lima rumah. Sehingga nantinya bisa didaftarkan untuk peraihan rekor MURI. Karena ini tujuan KPU juga,” terang dia.

Subhan mengakui masyarakat masih banyak yang belum mengetahui soal pendataan. Lantaran itu, KPU membutuhkan sosialisasi agar masyarakat menyiapkan syarat. Di antaranya KTP elektronik (KTP-el) dan kartu keluarga (KK).

"Supaya ketika petugas datang semua pendataan bisa segera dilakukan,” kata dia.

Anggota KPU Tangsel Bambang Dwitoro menambahkan, selain pendataan langsung door to door, pihaknya juga membuka kemungkinan dilakukannya pendataan dengan video call. 

“Hal ini dilakukan karena adanya beberapa masyarakat yang tidak ada di rumah. Sehingga diperbolehkan video call. Demi mengumpulkan data secara maksimal,” kata dia.

Dia menjelaskan mengerahkan petugas 3.905 orang yang terdiri dari 3.797 pantarlih, 162 orang PPS, 21 orang PPK, dan KPU Kota Tangsel 5 orang. 

Petugas, lanjut Bambang, mendatangi rumah warga dengan mengenakan topi bertuliskan: Pantarlih. Petugas mengenakan pakaian seragam hitam dan kartu tanda pengenal. Di bagian lengan kanan, seragam bertuliskan: Pantarlih. 

"Masyarakat harap memerhatikan dan meminta tanda pengenal petugas. Kami berharap tak ada tindak kejahatan berkedok petugas pendataan," ujar Bambang.


(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-07-2018