DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Presiden Minta Kasus Pembunuhan Dua Pegawai Pajak Diusut Tuntas

Damar Iradat - 13 April 2016 04:25 wib
Presiden Jokowi,--Foto: Dok/Metrotvnews.com
Presiden Jokowi,--Foto: Dok/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo ikut berbelasungkawa atas tewasnya dua petugas KPP Sibolga, Sumatera Utara. Presiden meminta kasus itu diusut tuntas.

"Kita berduka atas terbunuhnya dua petugas pajak KPP Sibolga yang tengah jalankan tugas negara. Usut tuntas & hukum pelakunya!," cuit Jokowi dalam akun twitternya, @jokowi, Selasa, 12 April malam.



twitter Jokowi 

Terbunuhnya dua pegawai pajak Kantor Pelayanan Pajak Sibolga, Sumatera Utara pertama kali dibeberkan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro pada anggota DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Bambang menyayangkan kedua pegawai tewas ditusuk wajib pajak saat menjalankan tugas. 

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Helfi Assegaf dalam keterangannya mengungkapkan
kedua petugas itu yakni Juru Sita Penagihan Pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sibolga, Parado Toga Fransriano Siahaan,30; dan Tenaga Honorer di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Gunungsitoli Sozanolo Lase. 

Keduanya tewas saat tengah menagih pajak kepada AL, 45. AL diketahui berprofesi sebagai pengusaha jual beli karet. 

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di Jalan Yos Sudarso, Desa Hilihao kilometer 5, Kota Gunungsitoli sekira pukul 11.30 WIB Selasa 14 April. Usai membunuh dua petugas pajak, AL kemudian menyerahkan diri ke Polres Nias dan mengakui perbuatannya. 

Terkait kasus itu, Helfi mengungkapkan, saat ini sembilan orang sudah diperiksa. "Modus operandi masih dalam penyelidikan," beber Helfi. 


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PAJAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 15-12-2018