Depresi tak Lolos CPNS, Guru Honorer Terjun dari Apartemen Parkland

Farhan Dwitama - 13 Oktober 2017 13:13 wib
Korban tewas di apartemen Parkland, Serpong, diduga bunuh diri, Jumat 13 Oktober 2017.
Korban tewas di apartemen Parkland, Serpong, diduga bunuh diri, Jumat 13 Oktober 2017.

Metrotvnews.com, Tangerang: Seorang pemuda, Dimas Kirana Mulya, 31, nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun dari bangunan gedung apartemen Parkland, Jumat 13 Oktober 2017. Guru honorer di SDN Muncul itu diduga depresi karena tidak lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil.

Kapolsek Serpong, Kompol Deddy Kurniawan, mengatakan, korban pertama kali dilihat seorang pengendara sepeda motor yang melintas di depan proyek bangunan tersebut. "Penemuan diketahui sekitar pukul 7:20 WIB oleh pengendara yang melihat adanya orang terjun dari bangunan atas," kata Deddy, Jumat 13 Oktober 2017.

Deddy menjelaskan, dari keterangan rekaman CCTV, warga Perumahan Batan Indah, Kelurahan Kademangan, Kota Tangerang Selatan itu tiba di Apartemen Parkland pukul 06.45 WIB menggunakan sepeda motor. Kemudian dia memarkirkan kendaraanya di depan gerbang bangunan apartemen. 

"Korban masuk kedalam area pembangunan Apartemen Parkland dan naik ke atas gedung, kondisi pintu gerbang tidak terkunci dan tidak ada satpam yang menjaga saat itu," ucap dia.

Kemudian sekira pukul 07.20 WIB, seorang saksi di depan kantor pemasaran Apartemen Parkland mendengar teriakan dari seorang pengguna jalan bahwa ada orang yang terjatuh dari Gedung Apartemen Parkland. 

"Lalu saksi mengecek dan ternyata benar ada sesosok mayat yang diduga jatuh dari lantai atas Apartemen Parkland," terang dia. 

Berdasarkan keterangan sementara orang tua korban, Mulyono, korban adalah guru honorer di SDN 02 Muncul. Belum lama ini, korban mengikuti kursus komputer namun tidak lulus dan ikut tes CPNS tidak lulus.

"Korban pernah bilang lepada orang tuanya, suatu saat saya ingin bunuh diri karena tidak kuat lagi dengan kehidupan ini," ucap dia.


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BUNUH DIRI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017