Longsor Tutup Akses Jalan Trans Sulawesi

Mulyadi Pontororing - 10 Februari 2018 16:23 wib
material longsor menutupi badan Jalan Trans Sulawesi di Desa Blongko, Kecamatan Sinonsayang, Minahasa Selatan, Sulut, pada Sabtu, 10 Februari 2018. Foto: Istimewa
material longsor menutupi badan Jalan Trans Sulawesi di Desa Blongko, Kecamatan Sinonsayang, Minahasa Selatan, Sulut, pada Sabtu, 10 Februari 2018. Foto: Istimewa

Manado: Jalan Trans Sulawesi kembali dilaporkan tertutup longsor pada Sabtu, 10 Februari 2018. Longsor terjadi di Desa Blongko, Kecamatan Sinonsayang, Minahasa Selatan.

Longsor sepanjang 400 meter itu terjadi setelah Desa Blongko diguyur hujan sejak Senin awal pekan lalu. Wilayah Kecamatan Sinonsayang juga dilanda banjir bandang akibat cuaca ekstrem.

Informasi yang diperoleh, material longsor berupa lumpur bercampur batang pohon. Hingga kini material longsor masih menutupi Jalan Trans Sulawesi, lantaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan kekurangan alat berat. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Minahasa Selatan Rudi Tumiwa mengatakan, telah berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional (BPJN) untuk menyingkirkan material longsor.

"Alat berat miliki kabupaten memang sedang rusak jadi kami juga meminta bantuan pihak BPJN dan kontraktor pemilik alat berat untuk menyingkirkan material longsor," kata Rudi, di Minasaha Selatan,  Sabtu, 10 Februari 2018. 

Dia mengatakan, longsor juga terjadi di jalan provinsi Pondos Elusan dan ruas  nasional Worotican-Poopo. Namun sudah ditangani.

Saat ini, lanjut Rudi, selain di Desa Blongko, pihaknya juga sedang menangani longsor di Desa Langsot, Rumoong dan Tumaluntung. 



(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LONGSOR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 20-02-2018