DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.710.947.522 (17 AGUSTUS 2018)

Forum Rektor Indonesia Kutuk Kebiadaban Kelompok Teroris

Andi Aan Pranata - 14 Mei 2018 17:45 wib
Ketua Forum Rektor Indonesia Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu (kedua dari kanan). Medcom.id/Andi Aan Pranata
Ketua Forum Rektor Indonesia Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu (kedua dari kanan). Medcom.id/Andi Aan Pranata

Makassar: Forum Rektor Indonesia (FRI) mengecam segala bentuk perilaku teror atas dalih apapun. Kecaman tersebut menyusul serangkaian teror beberapa hari belakangan ini, terutama di Surabaya, Jawa Timur.

Ketua FRI Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan, kejadian teror yang mengorbankan jiwa menandakan bahwa gerakan radikalisme masih leluasa di Indonesia. Padahal perilaku sadistis atas dalih apapun, merusak hubungan kemanusiaan dan menyimpang dari perilaku bangsa yang beradab.

"Mengecam dan mengutuk keras segala tindakan kebiadaban, kekerasan, radikalisme, dan terorisme, apapun motif dan tujuan yang mendasarinya," kata Aries melalui pernyataan sikap tertulis FRI yang diterima Medcom.id di Makassar, Senin 14 Mei 2018.

FRI, kata Dwia, menyampaikan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban terorisme. Dia berharap keluarga dan kerabat diberi ketabahan dan kesabaran dalam menerima cobaan berat ini.

Baca: Rumah Terduga Teroris di Malang Digeledah

Di sisi lain, FRI mendorong penuh agar aparat keamanan bertindak tegas tanpa pandang bulu dalam mengusut pelaku teror hingga ke akar-akarnya. Proses hukum diminta agar berlaku komperehensif, cepat, dan tuntas.
 
"Stop gerakan radikalisme secara intensif. FRI siap untuk bekerjasama dengan semua pihak yang menginginkan perdamaian, ketenangan, dan keselamatan NKRI," ujarnya.

Dwia yang menjabat Rektor Unhas menyampaikan kepada seluruh pemuka agama, tokoh masyarakat dan pimpinan perguruan tinggi agar selalu menabur benih kebaikan, perdamaian, dan toleransi. Dia mengingatkan bahwa Indonesia mengedepankan ideologi Pancasila, yang baik untuk hubungan dengan Tuhan maupun dengan sesama manusia.

Baca: Kelompok JAD Diduga Ingin Kuasai Surabaya

Lebih lanjut, FRI menyerukan warga Perguruan Tinggi agar selalu mendahulukan kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara. Meski berbeda, kalangan kampus diharapkan bersatu dalam perdamaian, saling menolong untuk kebaikan, keselamatan, keamanan, kemaslahatan, dan ketenteraman hidup.

"Warga kampus harus menjadi teladan dalam kehidupan politik, sosial, budaya dalam koridor NKRI," kata Dwia.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TERORISME
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-08-2018