Pengendara Pribadi Beralih ke Angkutan Umum

Farhan Dwitama - 16 April 2018 12:44 wib
Uji coba ganjil genap Tol Jakarta-Tangerang (Janger). (ANT/MUHAMMAD IQBAL )
Uji coba ganjil genap Tol Jakarta-Tangerang (Janger). (ANT/MUHAMMAD IQBAL )

Tangerang: Hari pertama uji coba ganjil genap kendaraan di Tol Tangerang-Jakarta belum  menurunkan volume kendaraan secara signifikan. Meskipun, menurut Badan Pengelola Tranportasi Jabodetabek (BPTJ), terjadi peningkatan pengguna angkutan umum. 

"Memang ada pergeseran masyarakat dalam menggunakan alat transportasi," kata Kepala BPTJ Bambang Prihartono, di pintu Tol Kunciran 2, Kota Tangerang, Senin, 16 April 2018. 

Bambang mengatakan sekitar 50 persen pengendara pribadi memilih berangkat lebih awal sebelum berlakunya jam ganjil genap yakni pukul 06.00 WIB. 

"Selama ini menumpuk di pagi pukul 06.00 sampai 09.00 WIB, sekarang mulai berangkat sebelum pukul 06.00 WIB,” imbuhnya.

Selain itu, menurut Bambang, pengendara pribadi yang beralih ke angkutan umum bakal lebih hemat sekitar 50 persen. Dia menerangkan pengendara pribadi sedikitnya harus mengeluarkan kocek Rp80 ribu untuk ongkos. 

"Sejak pakai kendaraan umum hanya Rp40 ribu,” jelasnya. 

Dia menilai, adanya efisiensi penggunaan transportasi massal bakal berdampak luar biasa ke ekonomi dan sosial masyarakat. 

“Untuk Japek sendiri, kalau dari Bekasi ke Cawang, saving-nya sampai Rp40 miliar. Ini sangat lumayan untuk jarak dan waktu yang pendek saja bisa hemat segitu. Belum lagi dampak sosial, lingkungan, polusi, dan penggunaan BBM,” bebernya.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SISTEM GANJIL GENAP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-04-2018