Kepala SMP 4 Lolak Dianiaya Orang Tua Siswa

Mulyadi Pontororing - 14 Februari 2018 11:16 wib
Ilustrasi--Metrotvnews.com
Ilustrasi--Metrotvnews.com

Manado: Kasus penganiayaan terhadap seorang guru kembali terjadi. Kali ini penganiayaan menimpa Asri Tampi, Kepala SMP Negeri 4 Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Perempuan 57 tahun itu dianiaya wali murid. Dia kini dirawat rumah sakit akibat dianiaya DP alias Del, 41.

Kapolsek Lolak AKP Suharno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, tersangka saat ini telah ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Suharno menjelaskan, kasus yang terjadi pada Selasa kemarin pagi itu bermula saat korban mengundang tersangka atas perbuatan anaknya. 

"Korban saat itu ingin menjelaskan bahwa anak tersangka diduga telah memposting ke media sosial Facebook, tentang salah seorang siswa SMP yang kedapatan membawa alat tes kehamilan," kata Suharno dalam keterangan tertulisnya yang diterima Medcom.id, Rabu, 14 Februari 2018.

Di saat itu pula, sang kepsek juga memberi pembinaan terhadap anak tersangka. Namun, keadaan menjadi mencekam saat korban meminta anak tersangka menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

"Tersangka marah, karena yang memposting masalah tersebut bukan hanya anaknya saja, karena menurut anak tersangka ada beberapa siswa lain juga melakukan hal yang sama," terang Suharno.

Merasa anaknya diperlakukan tak adil, tersangka langsung menendang meja kaca di depannya yang langsung terpental mengenai kepala sekolah yang duduk berhadapan. Tak sampai di situ saja, tersangka yang makin emosi kembali menyerang korban.

"Tersangka juga mengangkat meja kaca tersebut dan menghantamkannya ke kepala korban. Akibatnya, korban mengalami luka pada tangan kanan dan hidung serta bengkak di kepala," ungkap Suharno.

Saat ini, tambah Suharno tersangka masih menjalani pemeriksaan lanjut. Sementara untuk korban masih dalam perawatan medis di rumah sakit karena luka yang dialaminya cukup serius.


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENGANIYAAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 22-02-2018