Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.676.534.291 (20 JULI 2018)

Diduga Pengedar Sabu, Guru SMA di Kalteng Ditangkap

Arga sumantri - 15 April 2018 05:22 wib
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi

Muara Teweh: Kepolisian Sektor Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah menangkap dua tersangka diduga pengedar narkoba jenis sabu. Salah satu tersangka adalah seorang guru SMA Negeri 1 Teweh Timur bernama Mixiano Rimardo alias Mimik, 37. 

"Kedua tersangka diamankan beserta sejumlah barang bukti yang ditemukan saat dilakukan penangkapan di perumahan guru SMAN 1 Teweh Timur di Desa Benangin oleh anggota Polsek setempat," kata Kasat Narkoba Polres Barito Utara AKP Tugiyo seperti dilansir Antara, Sabtu, 14 April 2018. 

Mimik diketahui merupakan seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia
SMAN 1 Teweh Timur. Ia tinggal di Jalan Kakah Tudan, Desa Benangin 2,
Kecamatan Teweh Timur. 

Polisi menangkap Mimik pada Sabtu, 14 April sekitar pukul 12.00 WIB, hasil pengembangan dari tersangka sebelumnya bernama Guanto alias Goa, 25. Setelah diinterograsi, tersangka Guanto mengakui barang terlarang itu didapat dari Mimik yang seorang tenaga pengajar itu.

Dari tangan Guanto, polisi menemukan narkotika jenis sabu sebanyak tiga paket seberat 0,72 gram bruto. Ada juga bungkus klip plastik bening dan telepon genggam yang disita sebagai barang bukti.

Sementara itu, dari Mimik, polisi menemukan total 17 paket sabu, terdiri 16 paket kecil, dan satu paket berukuran besar. Total berat sabu yang dimiliki Mimik seberat 4,10 gram bruto. "Kedua tersangka telah dibawa ke Polres Barito Utara."

Guano dan Mimik dijerat dengan pasal 114 ayat (1) juncto 112 (1) dan pasal 127 ayat (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Polisi masih mengembangkan kasus untuk mengincar bandar besarnya.


(AGA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NARKOBA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-07-2018