Lebih 200 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Tangerang

Farhan Dwitama - 14 September 2017 11:21 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Tangerang: Kasus kejahatan seksual dan kekerasan terhadap perempuan marak terjadi di Tangerang, Banten. Sebagai penyangga Ibu Kota Jakarta, fenomena ini terbilang mengkhawatirkan.

Bendahara Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2T-P2A) Tangerang Tuti Subartia menjelaskan, sepanjang 2016 sudah lebih dari 200 laporan kasus kejahatan seksual dan kekerasan pada perempuan masuk ke institusinya. Tahun ini, sudah ada 28 laporan.

"28 laporan ini sudah kami tangani. Seluruhnya hanya yang masuk laporannya ke kami, belum ke Kepolisian dan lembaga hukum lainnya," kata Tuti saat ditemui di Kantor Kecamatan Ciledug.

Para korban yang telah ditanganinya, lanjut Tuti, jenis kasusnya bermacam-macam. Kebanyakan terjadi pada pada golongan masyarakat menengah ke bawah serta pendatang.

"Kasusnya mulai dari kekerasan seksual di bawah umur yang dilakukan oleh ayahnya hingga kepala sekolah sebagai pelakunya. Ada juga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)," ucapnya.

Tuti menuturkan, pihaknya terus berupaya memaksimalkan pelayanam kepada masyarakat untuk mencegah terjadi kejahatan seksual dan kekerasan terhadap perempuan. Ia juga menggencarkan sosialisasi serta berkoordinasi kepada aparat penegak hukum dan sejumlah elemen masyakat.

"Untuk penanganan korban, kita akan terus dampingi, mulai dari perawatan medis hingga mengembalikan psikologisnya. Masyarakat juga diminta aktif ketika menghetahui adanya kasus seperti itu," tutupnya.


(NIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEKERASAN SEKSUAL ANAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 22-09-2017