DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 39.894.780.549 (15 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Bos PSM Makassar Kunci Koalisi Sembilan Parpol di Pilwakot

Andi Aan Pranata - 09 Januari 2018 12:09 wib
Kandidat wali kota dan wakil wali kota Makassar Munafri Arifuddin - Andi Rahmatika Dewi menerima SK rekomendasi dari PDIP. Foto: Medcom.id/ANDI AAN PRANATA
Kandidat wali kota dan wakil wali kota Makassar Munafri Arifuddin - Andi Rahmatika Dewi menerima SK rekomendasi dari PDIP. Foto: Medcom.id/ANDI AAN PRANATA

Makassar: Direktur Utama klub sepakbola PSM Makassar Munafri Arifuddin berencana mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 10 Januari 2018. Dia bersama Ketua DPD NasDem Makassar Andi Rahmatika Dewi memastikan tiket melalui koalisi besar berisikan sembilan partai politik.

Selain NasDem, partai pengusung Munafri-Rahmatika antara lain Golkar, PKS, Gerindra, Hanura, PDIP, PAN, PBB, dan PKPI. Koalisi ini memegang 38 dari 50 kursi di DPRD Makassar. Jauh melampaui syarat pencalonan wali kota minimum sepuluh kursi.

Rekomendasi pengusungan teranyar diterima Munafri-Rahmatika dari PDIP, Selasa 9 Januari. Berkas diserahkan oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Sulsel Andi Ansyari Mangkona di Makassar.

"Kami mendukung Munafri dan Rahmatika bukan karena faktor koalisi besar. Kami punya pilihan sendiri dan telah melalui proses panjang,” kata Ansyari.

Menurut Ansyari, integritas Munafri-Rahmatika dalam membangun koalisi pendukung merupakan daya tarik bagi PDIP. Dilihat dari respon masyarakat, pasangan ini juga terus meningkat popularitas dan elektabilitasnya.

"Kita harap di tangan Munafri dan Rahmatika, Makassar bisa jauh lebih berkembang," ujarnya.

Munafri dan Rahmatika berencana mendeklarasikan pencalonan wali kota pada Rabu besok di Monumen Mandala Makassar. Selanjutnya mereka diiringi arak-arakan masa pendukung menuju Kantor KPU.

"Kami sangat lega siang ini PDIP mencukupi koalisi besar yang kami bangun. Sampai tadi malam saya masih guar, karena tidak sah rasanya koalisi besar kalau tidak ada partai pemenang pemilu di dalamnya,” kata Munafri.

"Kalau kita bersatu, akan sulit dikalahkan. Saya akan membalas kepercayaan dari para parpol ini dengan kemenangan di pemilihan wali kota," dia melanjutkan.

Sebelumnya petanaha wali kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto telah lebih dulu mendaftar di KPU pada Senin lalu. Mereka mencalonkan diri melalui jalur perseorangan, dengan didukung PPP dan Demokrat. Dengan demikian, sebelas partai politik di Makassar sudah terbagi habis.



 


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 15-10-2018