Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Delapan WN Filipina Ditangkap di Kepulauan Sangihe

Mulyadi Pontororing - 01 Maret 2018 12:43 wib
Pangkalan TNI AL Tahuna dan Timpora melaksanakan operasi gabungan dengan menggunakan 2 unsur Alpung Lanal Tahuna Kal PSH 1-8-31 sebagai Pusat Kendali Utama dan Sea Rider Lanal Tahuna sebagai Tim Penindak di Laut, dalam merazia WN Filipina yang tinggal di
Pangkalan TNI AL Tahuna dan Timpora melaksanakan operasi gabungan dengan menggunakan 2 unsur Alpung Lanal Tahuna Kal PSH 1-8-31 sebagai Pusat Kendali Utama dan Sea Rider Lanal Tahuna sebagai Tim Penindak di Laut, dalam merazia WN Filipina yang tinggal di

Manado: Sebanyak delapan orang warga negara Filipina ditangkap dalam operasi gabungan antara TNI AL dan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Mereka ditangkap lantaran tak mengantongi identitas dan izin tinggal di Indonesia.

Kadispen Lantamal VIII Manado Yusuf Ali mengatakan operasi gabungan dilaksanakan di perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

"Kegiatan operasi gabungan ini digelar karena adanya informasi di lapangan tentang banyaknya WN Filipina ilegal yang masih berada di sekitar Tahuna khususnya yang dipekerjakan sebagai penjaga rumpon di perairan Indonesia," kata Ali kepada Medcom.id, di Manado, Kamis, 1 Maret 2018.

Dari hasil pemeriksaan awal, lanjut Ali, kedelapan WN Filipina itu bahkan ada yang sudah tinggal selama belasan tahun tanpa izin di wilayah Indonesia.

"Mereka di Tahuna, Sangihe ada yang sudah sampai 15 tahun lamanya.  Kebanyakan mereka tidak berani berdiam di daratan untuk menghindari petugas imigrasi," terang Ali.

Kedelapan WN Filipina itu pun kemudian digiring menuju Lanal Tahuna untuk diperiksa mendalam oleh Timpora dan pihak keimigrasian. 

"Hasil pemeriksaan sementara mereka tidak mempunyai dokumen pribadi berupa identitas diri semacam KTP, paspor, maupun surat izin tinggal maupun izin bekerja di Indonesia," ujar Ali.


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG WNA ILEGAL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 23-06-2018