DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.710.947.522 (17 AGUSTUS 2018)

Persediaan Pangan di Sulut dan Tangerang Dijamin Aman selama Ramadan

Mulyadi Pontororing, Hendrik Simorangkir - 15 Mei 2018 18:47 wib
Satgas pangan memeriksa harga bahan pokok di Palu, Selasa 15 Mei 2018, Ant - M Hamzah
Satgas pangan memeriksa harga bahan pokok di Palu, Selasa 15 Mei 2018, Ant - M Hamzah

Manado: Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mengatakan warga tak perlu khawatir dengan ketersediaan bahan pangan selama Ramadan. Harganya pun dipantau pemerintah agar tidak melonjak.

"Itu harus dipastikan aman," tegas Kandouw saat membuka Rakor Pengamanan Stabilitas Pasokan, Ketersediaan dan Harga Pangan jelang Bulan Puasa dan Hari Raya Idulfitri 2018, yang digelar Dinas Pangan Daerah Sulut di Kantor Gubernur Sulut, Manado, Selasa, 15 Mei 2018.

Menurut Kandouw, ketersediaan pangan berkaitan dengan harga dan kualitas. Untuk harga pangan, lanjut Kandouw, harus sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah ataupun harga pasar yang berlaku, bukan berasal dari permainan pelaku pasar atau pedagang demi keuntungan sendiri.

Selain itu, kualitas bahan pangan harus senantiasa dijaga dan dipelihara guna mendapatkan kepercayaan konsumen terhadap bahan pangan yang dibutuhkan.

"Jadi kita harus saling bersinergi, Pemprov Sulut dan instansi terkait di kabupaten dan kota, termasuk melakukan check on the spot terkait ketersediaan, pasokan, harga dan kualitas pangan di daerah, termasuk di wilayah pelosok dan kepulauan," tandasnya.

Pernyataan serupa pun disampaikan Pejabat sementara (Pjs) Kota Tangerang M Yusuf. Yusuf menjamin pasokan pangan selama bulan Ramadan hingga hari raya Lebaran nanti dipastikan aman. Masyarakat pun diminta tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan kebutuhan pokok di pasaran.

"Ada beberapa yang harus disikapi dan menjadi perhatian kita menjelang datangnya Ramadan dan Lebaran, terutama dari sisi keamanan dan ketertiban, termasuk juga soal inflasi dan suplai kebutuhan bahan pokok selama Ramadan dan Lebaran," ujar Yusuf di Ruang Akhlakul Karimah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Yusuf menjelaskan, dirinya telah meminta laporan Dinas Ketahanan Pangan dan Perindustrian dsn Perdagangan soal stok serta pengendalian harga sembako jelang Ramadan. 

"Kepada dinas terkait saya minta untuk bisa mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul selama Ramadan dan Lebaran," kata Yusuf.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Emed Mashuri mengatakan, pihaknya memberikan jaminan kepada masyarakat terkait ketersediaan sembako selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri nanti. 

"Untuk stok beras berdasarkan data di Bulog Kota Tangerang sampai hari ini sebanyak 65.616,80 ton. Ini belum termasuk cadangan pangan beras yang disimpan di Bulog pusat sebesar 184 ton dan pengadaan pemkot sebesar 100 ton. Insya Allah aman sampai Lebaran," jelas Emed.

Emed menegaskan  meskipun Kota Tangerang bukan produsen padi dan hasil pertanian lainnya, namun pihaknya kembali menjamin bahwa stok bahan pangan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri masih aman.

"Meskipun suplai kita mengandalkan dari daerah lain karena memang hasil pertanian kita baru bisa memenuhi 2 persen dari kebutuhan masyarakat, tapi kami menjamin pasokan aman," ucapnya.

Terkait pengendalian harga selama Ramadan dan Idul Fitri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Agus Sugiyoni menututkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bulog untuk melakukan operasi pasar termasuk juga dengan pengusaha retail dengan melakukan bazar di 15 titik.

"Rencananya kita akan libatkan pengusaha retail untuk menstabilkan harga," pungkas Agus. 



(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG RAMADAN 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-08-2018