PDIP Dianggap Berani karena tak Usung Petahana di Minahasa

Mulyadi Pontororing - 08 Januari 2018 19:42 wib
Ilustrasi pilkada, Metdcom.id - M Rizal
Ilustrasi pilkada, Metdcom.id - M Rizal

Manado: PDI Perjuangan menetapkan pasangan Roy Oktavianus Roring-Bobby Dondokambey sebagai calon bupati dan wakil bupati Minahasa, Sulawesi Utara. Keputusan itu dianggap berani lantaran pasangan tersebut bukan calon petahana.

Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Tompaso Barat, Minahasa, Riri Lempoy, kecewa dengan putusan tersebut. Sebab, mereka mendukung Ketua DPC PDIP Minahasa Jantje Wowiling Sajow (JWS) untuk maju dalam Pilkada Minahasa.

"Padahal Pak JWS sudah bekerja dan kinerja beliaun telah terbukti. Tapi kenapa tak diakomodasi," kata Riri di Minahasa, Senin, 8 Januari 2018.

Pengamat politik di Sulut, Ferry Liando, pun menyoroti PDIP yang berani tak mendukung kadernya di Minahasa. Selain itu, JWS merupakan Bupati Minahasa periode 2013-2018.

"Mungkin itu cara PDIP berusaha dan berjuang memenangkan pilkada," ungkap Liando.

Lantaran itu, lanjut Liando, PDIP harus membuktikan publik bahwa tak salah memilih dan menentukan calon. Termasuk, membuktikan alasan PDIP tak mengakomodasi calon petahana.

"Jadi ini keputusan kontroversial, spekulatif, dan berani. Tapi kontroversi ini sirna bila PDIP bisa membuktikan kemenangan di Minahasa," ujar Liando.

Roy Oktavianus Roring merupakan birokrat yang bertugas di Pemerintah Provinsi Sulut. Sedangkan Bobby Dondokambey merupakan wakil Ketua DPC PDIP Minahasa. Keduanya mengantongi kartu tanda anggota PDIP.


(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 24-01-2018