DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.968.610.192 (19 AGUSTUS 2018)

Airsoft Gun Penembak Ambulans di Pontianak Ilegal

Agung Widura - 10 Februari 2018 15:42 wib
Mobil ambulans milik PKS ditembak di Pontianak. (Foto: Medcom.id/Agung Widura).
Mobil ambulans milik PKS ditembak di Pontianak. (Foto: Medcom.id/Agung Widura).

Pontianak: Kasatreskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni mengungkap, senjata jenis airsoft gun yang digunakan tersangka TF untuk menembak mobil ambulans milik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di di Jalan Tanjung Raya, pada Jumat 9 Februari 2018 malam, ilegal. 

"Tersangka TF mengakui membeli airsoft gun di toko online pada bulan Februari 2016 dan tergabung salah satu club airsoft gun di Bogor, yang mana club tersebut tidak ada di Pontianak. Serta surat izin tersebut sudah habis Februari 2017 yang lalu. Sekarang Tersangka tidak memiliki surat izin kepemilikan," ungkap Husni, Sabtu 10 Februari 2018. 

Baca: Mobil Pengantar Jenazah Ditembak di Pontianak

Husni menuturkan, alasan TF memberli airsoft gun untuk menjaga diri saat bertugas di PT Pertamina di Kalimantan Tengah sebelum dipindah tugas ke Pontianak, Kalimantan Barat. 

Terkait penembakan yang dilakukan TF, kata Husni, murni tindakan spontan lantaran mobil TF tersenggol ambulans. 

‘’Di mana secara psikologis, seseorang bukan hanya memiliki senjata airsoft gun saja, melainkan orang yang memiliki senjata tajam di saat situasi-situasi tertentu emosional akan meningkat terutama dalam situasi terdesak dan secara spontanitas akan mengeluarkan senjata tersebut,” tandasnya.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENEMBAKAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-08-2018