Polisi Selidiki Izin Kerja dan Edar produk MLM Q-Net

Farhan Dwitama - 13 Januari 2018 15:03 wib
Kasat Reskrim Polrestro Tangerang AKBP Dedy Supriyadi menunjukkan barang bukti alat kesehatan QNet MLM yang akan dijual oleh para calon pekerja di Desa Karet, Sepatan, Kabupaten Tangerang,  Sabtum 13 Januari 2018. Foto: Medcom.id/Farhan Dwitama
Kasat Reskrim Polrestro Tangerang AKBP Dedy Supriyadi menunjukkan barang bukti alat kesehatan QNet MLM yang akan dijual oleh para calon pekerja di Desa Karet, Sepatan, Kabupaten Tangerang, Sabtum 13 Januari 2018. Foto: Medcom.id/Farhan Dwitama

Tangerang: Polres Metro Tangerang akan mendalami perusahaan multi-level marketing (MLM) Q-Net dalam merekrut puluhan pekerjanya. Petugas sempat menyelidiki tiga lokasi pelatihan Q-Net di Kampung Cadas, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diduga penampungan orang yang diperdagangkan.

"Kami akan dalami kebenarannya, legalitas dari perusahaan, tenaga kerja dan produk yang hendak dipasarkan itu," ucap Kasat Reskrim Polrestro Tangerang AKBP Dedy Supriyadi di Mapolrestro Tangerang, Sabtu, 13 Januari 2018.

Kasus ini bermula dari laporan salah satu pihak keluarga yang adiknya mengikuti MLM tersebut. Dari laporan itu Polisi bergerak, mendalami kejadian yang awalnya diduga tindak perdagangan manusia.

(Baca: Polisi Pastikan Tak Ada Perdagangan Manusia di Tangerang)

“Karena disebutkan adiknya meminta uang Rp12 juta untuk ikut bergabung di bisnis. Tapi adiknya itu disuruh ambil uang di tempat kakanya tidak mau, ditanya alamat penampungannya dimana tidak menjawab, sehingga menimbulkan kecurigaan keluarga,” ucap Dedy.

Meski demikian, polisi masih terus mendalami model bisnis MLM Qnet yang banyak merekrut calon tenaga pemasar itu. Bahkan polisi menemukan dua calon pekerja yang masih di bawah umur.

“Ini juga akan kami dalami soal ketenagakerjaan,” katanya.

(Baca: Polisi Pastikan Tak Ada Perdagangan Manusia di Tangerang)


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PERDAGANGAN MANUSIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-01-2018