Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.676.534.291 (20 JULI 2018)

Sumarsono Pastikan tak Ada Pemotongan Anggaran Pilgub Sulsel

Andi Aan Pranata - 16 April 2018 15:41 wib
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Sumarsono. Foto: Medcom.id/Gervin
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Sumarsono. Foto: Medcom.id/Gervin

Makassar: Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono memastikan tidak ada rasionalisasi anggaran penyelenggaraan Pemilihan Gubernur 2018. KPU Sulsel diperkenankan tetap menggunakan anggaran sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp456 miliar lebih.

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Sumarsono mengatakan, penerbitan NHPD baru di tengah jalannya proses pilkada bisa memicu risiko komplikasi penganggaran. Karenanya, alokasi dana tetap mengacu pada NHPD awal yang diterbitkan pada tahun 2017.

"Setelah Pilkada baru anggaran ini dipertanggungjawabkan. Kalau ada sisanya, dikembalikan ke kas negara," kata Sumarsono di sela kunjungannya ke Kantor KPU Sulsel jalan AP Pettarani Makassar, Senin, 16 April 2018.

Baca: Sumarsono tak Ingin Anggaran Pilgub Dipangkas

Rasionalisasi anggaran Pilgub disuarakan Badan Anggaran DPRD Sulsel sejak Maret lalu. Mereka ingin pemangkasan sekitar Rp50 miliar dengan alasan efisiensi. Mereka merujuk jumlah peserta yang hanya empat pasang kandidat gubernur, kurang dari perkiraan awal enam pasang.

Ketimbang efisiensi, Sumarsono menganggap lebih elok memastikan tahapan pilkada berjalan sesuai rencana. Dia khawatir rencana pemotongan akan membuat sejumlah kebutuhan penting di Pilgub tidak bisa terpenuhi.

"Sepanjang tidak begitu urgent, saya setuju rasionalisasi ditiadakan," ujarnya.

Sumarsono mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan DPRD. Eksekutif dan legislatif selanjutnya akan duduk bersama membahas hal ini usai penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub, pekan depan.

"Saya sudah menyampaikan ini. DPRD juga dalam hal pengawasan sudah benar (soal wacana rasionalisasi)," kata Sumarsono.


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG DAERAH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-07-2018