Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.676.534.291 (20 JULI 2018)

Komisi VIII Kunjungi Kampung Siaga Bencana

Anggi Tondi Martaon - 16 April 2018 13:13 wib
Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI yang dipimpin M Iqbal Romzi meninjau KSB di Kelurahan Pulau Anak Air, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Foto:Dok.DPR)
Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI yang dipimpin M Iqbal Romzi meninjau KSB di Kelurahan Pulau Anak Air, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Foto:Dok.DPR)

Bukittinggi: Komisi VIII DPR RI meninjau program Kampung Siaga Bencana (KSB) yang digagas Kementerian Sosial. Program tersebut digalakkan untuk mengurangi korban dampak bencana alam.

Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI yang dipimpin M Iqbal Romzi meninjau KSB di Kelurahan Pulau Anak Air, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Kamis, 12 April 2018. Kawasan tersebut merupakan salah satu daerah rawan bencana alam karena potensi terjadinya gempa cukup tinggi.

Dalam pertemuan yang dilakukan dengan Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi dan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Iqbal meminta agar bantuan yang sudah dianggarkan oleh negara dapat disalurkan tepat sasaran. Dia berharap pemerintah pusat dan daerah meningkatkan sinergi dalam menentukan prioritas bantuan.

"Anggaran Kementerian Sosial sebesar Rp40 triliun lebih, sudah dialokasikan. Salah satunya untuk bantuan sosial korban bencana alam. Sejauh ini belum ada sinergitas pusat dan daerah dalam menggalang bantuan,” kata Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Senin, 16 April 2018.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bukittinggi Irwandi menjelaskan, pihaknya terus mengembangkan kader penanggulangan bencana hingga ke pelosok desa. Hingga saat ini program KSB sudah ada di empat kelurahan di Bukittinggi. 

Meski telah berupaya dengan maksimal, Irwandi sedikit mengeluhkan kondisi Dinas Sosial Bukittinggi yang belum memiliki kantor representatif. 

"Diharapkan agar Komisi VIII membantu Pemkot Bukittinggi merealisasikan kantor Dinas Sosial agar kinerja sosial dalam membantu masyarakat juga bisa optimal," kata Irwandi.


(ROS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA DPR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-07-2018