Tol Balikpapan-Samarinda Ditargetkan Rampung Akhir 2018

Dhaifurrakhman Abas - 13 Januari 2018 02:00 wib
Pembangunan jalan tol Balikpapan- samarinda sepanjang 99 km untuk memperlancar arus barang dan angkutan orang guna mempercepat pertumbuhan ekonomi Kaltim. Foto: MI/Syahrul Karim
Pembangunan jalan tol Balikpapan- samarinda sepanjang 99 km untuk memperlancar arus barang dan angkutan orang guna mempercepat pertumbuhan ekonomi Kaltim. Foto: MI/Syahrul Karim

Jakarta: PT Jasa Marga Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) menargetkan proyek pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda segera rampung dalam waktu dekat. Tol sepanjang 99,35 Kilometer (Km) tersebut ditargetkan selesai akhir 2018 dan beroperasi pada 2019.

"Di akhir 2018, mudah-mudahan jalan tol Balikpapan Samarinda dapat diselesaikan sehingga pada awal 2019 jalan tol ini dapat beroperasi," kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani seperti dikutip Antara, Jumat, 12 Januari 2018.

Berdasarkan hasil kunjungan kerja ke proyek tersebut, pihaknya mendapatkan penjelasan dari Direktur Utama PT JBS, Arie Irianto, soal kemajuan pembangunan konstruksi dan pembebasan lahan proyek tol pertama di Pulau Kalimantan itu. Menurut Arie, kata Desi, hingga awal Januari 2018, proyek pembangunan jalan tol yang dibagi menjadi lima seksi ini sudah mencapai 46,704 persen. 

Sementara sektor pembebasan lahan, sudah mencapai 96,68 persen. Percepatan yang dilakukan oleh PT JBS mendapat apresiasi. Sebab, permasalahan utama yang dihadapi JBS adalah Tahura (Taman Hutan Rakyat).

"Setelah hampir satu tahun lamanya, akhirnya Tahura dapat diselesaikan, sehingga proses konstruksi dapat segera dilaksanakan di lahan tersebut," ungkap Desi.

Desi melanjutkan, dioperasikannya Jalan Tol Balikpapan-Samarinda akan memangkas biaya logistik. Distribusi barang antar dua kota tersebut menjadi lebih cepat. 

Selain itu, pengguna jalan dapat memangkas total perjalanan 54 kilometer, sehingga berbanding lurus dengan efisiensi waktu perjalanan antara Balikpapan dan Samarinda. "Dari waktu tempuh semula menghabiskan tiga jam, nantinya dapat ditempuh hanya dalam waktu 1 jam," tutur dia.

Melalui Data PT JBS, total investasi tol tersebut mencapai Rp13 triliun. Pembangunan seksi 1 mulai dari KM 13 hingga Samboja sepanjang 25,07 km dibiayai dari Anggaran Pendapatan Biaya Daerah (APBD) Kalimantan Timur (Kaltim) dengan nilai kontrak Rp1,40 triliun. Seksi 2 dari Samboja hingga Muara Jawa sepanjang 23,26 km, seksi 3 dari Muara Jawa hingga Palaran, sepanjang 21,90 km, seksi 4 dari Palaran hingga Samarinda sepanjang 17,9 km. 

Sementara seksi 5 dari KM 13 Balikpapan hingga Bandara Sepinggan Balikpapan sepanjang 11,09 km berasal dari pinjaman lunak dari Tiongkok dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp848,55 miliar.

"Pembangunan seksi 2, 3, dan 4 dilakukan oleh konsorsium PT Jasa Marga Tbk. (55 persen), PT Wijaya Karya Tbk. (15 persen), PT Pembangunan Perumahan Tbk. (15 persen), dan PT Bangun Tjipta Sarana (15 persen)," pungkas dia.


(DMR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMBANGUNAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 24-01-2018