Polisi Pastikan Tak Ada Perdagangan Manusia di Tangerang

Hendrik Simorangkir - 13 Januari 2018 11:23 wib
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Dedy Supriyadi memberikan pernyataan terkait dugaan kasus perdagangan manusia di Polres Metro Tangerang Kota. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Dedy Supriyadi memberikan pernyataan terkait dugaan kasus perdagangan manusia di Polres Metro Tangerang Kota. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Tangerang: Polres Metro Tangerang Kota sempat menyelidiki dugaan perdagangan manusia di rumah kontrakan di Kampung Cadas RT08 RW01, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Berdasarkan penyelidikan, fakta di lapangan tidak seperti laporan yang masuk dari masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Dedy Supriyadi mengatakan laporan masyarakat menyebut ada penyekapan di kontrakan tersebut.

"Semalam (Jumat, 12 Januari 2018) hasil penyelidikan kami, di sana tidak ada perdagangan manusia atau penyekapan yang dilaporkan warga. Sebanyk 31 orang yang diduga disekap, faktanya sedang mengikuti pelatihan untuk bekerja di perusahaan alat kesehatan," kata Dedy di Polres Metro Tangerang Kota, Sabtu, 13 Januari 2018.

Ia menjelaskan, 31 orang di kontrakan tersebut tengah diberikan pembekalan keahlian dari perusahaan sebelum bekerja. Saat ini petugas tengah mengecek perizinan perusahaan tersebut.

"Tindaklanjutnya kami akan mengecek kebenaran izin edar produk dan legalitas perusahaan ke Dinas Tenagakerja. Apakah benar sudah teregistrasi atau belum," kada Dedy.

Dia menambahkan, dua dari 31 orang yang mengikuti pelatihan masih di bawah umur. Namun pihak kepolisan tengah memastikan apakah dua orang tersebut akan dipekerjakan atau hanya ikut pelatihan.

(Baca: Polisi Selidiki Rumah Diduga Penampungan Perdagangan Manusia)

 


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PERDAGANGAN MANUSIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DAERAH
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-01-2018