Polisi Selidiki Konten Pornografi di WhatsApp

Deny Irwanto - 06 November 2017 18:34 wib
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono/MI/Rommy Pujianto
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono/MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya telah menyurati Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menyelidiki konten negatif dan pornografi di aplikasi WhatsApp (WA) melalui animasi format GIF (Graphic Interchange Format). Polisi akan mencari oknum yang mengunggah konten tersebut.

"Dari penyidik masih bekerja, siapa sih yang mengunggah. Semua orang bisa mengakses itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 6 November 2017.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu meminta masyarakat tidak 'latah' menyebarkan konten porno tersebut. Argo memastikan polisi akan membantu Kemenkominfo dalam menindak konten porno tersebut.

"Kalau dari WA, ada akun-akun lain akan kami selidiki. Apakah itu muaranya, atau apa, tetap kami komunikasikan dengan Kemenkominfo," pungkas Argo.

Beredar sebuah pesan berantai berisi peringatan kepada orang tua, salah satu fitur di WhatsApp bisa menampilkan hal-hal yang diduga pornografi atau konten dewasa.

Sejatinya, konten dewasa yang dimaksud bukanlah konten pornografi video, melainkan sebuah animasi berformat GIF. Konten format GIF tersebut bisa dijumpai di WhatsApp versi Android dan iOS.

Konten dewasa atau yang mengarah ke pornografi bisa ditampilkan apabila di kolom pencarian GIF pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan konten dewasa atau pornografi.

Kemenkominfo pun menantikan itikad baik WhatsApp terkait penghapusan konten negatif tersebut. Jika tidak ditanggapi dengan serius, WhatsApp terancam diblokir.




(AZF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG WHATSAPP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 17-12-2017