Konsekuensi Ketika Terdakwa Dinyatakan Bersalah Tetapi tak Ditahan

- 15 November 2017 10:41 wib
 Terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Buni Yani, seusai menjalani persidangan dengan agenda putusan di Gedung Perpustakaan dan Arsip, Bandung, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Fahrul Jayadiputra)
Terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Buni Yani, seusai menjalani persidangan dengan agenda putusan di Gedung Perpustakaan dan Arsip, Bandung, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Fahrul Jayadiputra)

Jakarta: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, memutuskan tidak memerintahkan penahanan terhadap Buni Yani. Meskipun, penerima gelar Master of Arts dari Universitas Ohio itu dinyatakan bersalah telah melanggar Pasal 31 ayat 1 juncto Pasal 48 ayat 1 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ada anggapan bahwa tekanan massa lah yang membuat majelis hakim memutuskan tidak menahan Buni Yani. Namun menurut Pakar Hukum Pidana Jamin Ginting tidak ada alasan pengadilan tidak menahan terdakwa ketika sudah divonis bersalah.

"Sebelum putusan saya baca di media, Dia (Buni Yani) mengatakan sumpah lalu ada teriakan. Justru keadaan seperti ini menjadi alasan seharusnya (Buni Yani) ditahan karena akan membuat kegaduhan dalam kehidupan masyarakat," kata Jamin, dalam Metro Pagi Primetime, Rabu 15 November 2017.

Baca juga: Putusan Pengadilan tak Menahan Buni Yani Dipertanyakan

Jamin mengatakan selain dikhawatirkan akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau melakukan pelanggaran pidana serupa sesuai ketentuan dalam Pasal 21 KUHAP, akan ada konsekuensi lain yang terjadi ketika pengadilan tidak memerintahkan penahanan terhadap terdakwa yang telah dinyatakan bersalah.

Konsekuensi lain yang akan dihadapi adalah bahwa Buni Yani tetap berada di luar tahanan dan bebas melakukan aktivitas yang selama ini dilakukan. Lebih lanjut, Buni Yani juga bisa bepergian keluar negeri sebab tidak ada pencekalan atau hal yang menghalangi lainnya.

"Makanya dalam konteks putusan ini membingungkan. Statusnya masih terdakwa yang sudah divonis bersalah tetapi masih ada di luar. Bagaimana? (statusnya) membingungkan," katanya.




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BUNI YANI TERSANGKA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017