DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 47.877.961.729 (23 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pelapor Amien Rais Diperiksa Penyidik Polda Metro

Deny Irwanto - 16 April 2018 11:33 wib
Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi (kanan) -- Foto: Medcom.id/ EKo Nordiansyah
Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi (kanan) -- Foto: Medcom.id/ EKo Nordiansyah

Jakarta: Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Cyber Indonesia, Senin, 16 April 2018. Pelapor Amien Rais itu bakal diperiksa pukul 12.00 WIB.

"Apa yang menurut berkaitan dengan laporannya, dia melaporkan Pak Amien kenapa, kan gitu saja. Alasannya apa gitu loh melapor," kata Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan saat dikonfirmasi, Senin, 16 April 2018.

Adi menuturkan pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap. Setelah memeriksa pelapor, penyidik akan mengagendakan saksi yang diajukan pelapor.

Sementara Amien Rais, kata dia, akan diperiksa setelah dilakukan gelar perkara.

"Terlapor itu kita periksa setelah saksi-saksi yang ada di dalam permasalahan yang dilaporkan, setelah semua saksi-saksi memberikan keterangan, terlapor itu terakhir, setelah terlapor baru ahli," jelas Adi.

Cyber Indonesia melaporkan Amien Rais ke Polda Metro Jaya. Pendiri Partai Amanat Nasional itu dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian dan penodaan agama terkait 'Partai Allah' dan 'Partai Setan'.

"Kami melihat telah ada suatu upaya dikotomi atau provokasi dengan membawa agama," kata Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi di Polda Metro Jaya, Minggu, 15 April 2018.

Laporan terhadap Amien Rais tertera dalam nomor LP/2070/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. 

Amien dilaporkan dengan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang Dugaan Ujaran Kebencian SARA dan Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama.





(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG UJARAN KEBENCIAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 24-10-2018