KPK Sebut Pembuktian Bukan Tanggung Jawab Novel

Damar Iradat - 14 Februari 2018 06:54 wib
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy.
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan komentar Anggota Ombudsman RI, Adrianus Meliala yang menyebut penyidik senior KPK, Novel Baswedan tidak kooperatif terkait kasus yang menimpanya.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, sepatutnya proses pembuktian dalam kasus Novel bisa dilakukan oleh kepolisian. Pihak KPK, kata Febri, meminta hal ini tidak dibebankan kepada Novel selaku korban.

"Kalau korban yang harus membuktikan maka itu sama saja kita melemparkan tanggung jawab pada korban," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Februari 2018.

Novel, lanjut Febri, bisa saja tidak mengetahui sosok penyerangnya. Pasalnya, jika ditelisik, Novel kemungkinan besar tak dapat mengenali pelaku, lantaran matanya sudah tersiram air keras.

Mantan aktivis Indonesia Corruption Watch itu menyebut, seharusnya Korps Bhayangkara memiliki metode investigasi yang sistematis untuk bisa mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel. Apalagi, sejauh ini KPK telah berkoordinasi dengan kepolisian.

Adrianus sebelumnya menyebut jika Novel menyulitkan pembuktian kasus yang menimpanya. Menurut mantan Komisioner Kompolnas itu, berdasarkan keterangan polisi Novel irit bicara kepada penyidik kepolisian.

"Kami diberikan BAP (kasus Novel), cuma itu tipis sekali hanya dua sampai tiga lembar. Mana ada BAP segitu, apalagi dia korban. Namanya korban kan ingin curhat agar kasusnya cepat selesai," ujar Adrianus di Polda Metro Jaya.


(DEN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NOVEL BASWEDAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 22-05-2018