Sidang Praperadilan Novanto Diputus 14 Desember

M Sholahadhin Azhar - 07 Desember 2017 16:31 wib
Hakim tunggal Kusno memimpin sidang praperadilan Setya Novanto - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Hakim tunggal Kusno memimpin sidang praperadilan Setya Novanto - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Jakarta: Sidang Praperadilan Setya Novanto ditargetkan selesai pekan depan. Hakim tunggal praperadilan Kusno bakal membacakan putusan pada Kamis, 14 Desember 2017. 

"Kamis sore biasanya saya putus (gugatan). Ini kan selambat-lambatnya tujuh hari. Jadi, biasanya enam hari saya putus," kata  Kusno di Ruang Sidang Utama Prof. H. Oemar Seno Adji, SH, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 7 Desember 2017.

Kusno menyampaikan hal ini sebab KPK sudah melimpahkan berkas perkara Novanto ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Dia ingin mengetahui secara pasti jadwal sidang Ketua DPR RI itu. 

Merujuk pada Pasal 82 Huruf d KUHAP, gugatan praperadilan gugur ketika pemeriksaan pokok perkara dimulai. Ini ditandai dengan pembukaan sidang Novanto untuk pertama kali. 

"Jadi, tak ada perdebatan di belakangan hari," kata Kusno. 

Sidang praperadilan Novanto akan dilanjutkan besok. Sidang mengagendakan jawaban KPK dan penyerahan alat bukti. Kusno juga mempersilakan pemohon mengajukan maksimal dua saksi.

Pada Selasa, 5 Desember, KPK sudah merampungkan berkas penyidikan Novanto. Berkas telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dan dikirim ke pengadilan pada Rabu, 6 Desember. 

Pengadilan Tipikor sudah menetapkan jadwal sidang untuk Novanto. Sidang kasus korupsi KTP-el itu bakal dimulai Rabu, 13 Desember 2017, atau sehari lebih cepat dari putusan praperadilan.

Adapun majelis hakim yang dipilih untuk menangani kasus korupsi yang merugikan negara Rp2,3 triliun itu adalah Hakim Yanto, Franki Tambuwun, Emilia Djajasubagja, Anwar, dan Ansyori Syaifudin. 
 


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KORUPSI E-KTP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 12-12-2017