Samadikun Kembalikan Uang Negara Rp87 Miliar

Ilham wibowo - 17 Mei 2018 12:42 wib
Terpidana kasus BLBI samadikun/ANT/Rivan Awal Lingga
Terpidana kasus BLBI samadikun/ANT/Rivan Awal Lingga

Jakarta: Terpidana kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono mengembalikan sisa kerugian negara senilai Rp87 miliar. Proses pengembalian itu didampingi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi mengatakan pihaknya mengawasi penghitungan duit Rp87 miliar yang dibawa secara tunai oleh Samadikun. Penghitungan dilakukan  di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, mulai pukul 12.00 WIB, Kamis 17 Mei  2018.

"Sekarang sisa yang belum dilunasi untuk pengembalian sebagai uang pengganti di dalam keputusan Mahkamah Agung itu sisa Rp87 miliar," ujar Nirwan di Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.

Uang tersebut merupakan pengembalian tahap kedua yang dilakukan Presiden Komisaris Bank Modern itu. Menurut Nirwan, uang Samadikun merupakan hasil penjualan aset berupa tanah yang sebelumnya telah disita Kejaksaan Agung.

Baca: Kasus BLBI Dianggap Perkara Perdata

Samadikun terbukti mengorupsi dana BLBI dan dihukum penjara selama empat tahun. Dia juga harus mengganti kerugian negara Rp169 miliar.

Samadikun sempat melarikan diri ke luar negeri setelah divonis bersalah pada 2003. Ia tertangkap di Shanghai, China dan dibawa kembali ke Indonesia oleh Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) saat itu Sutiyoso.

Samadikun kemudian mencicil pengembalian uang negara. Pada 2016, dia menyerahkan Rp21 miliar kepada Kejaksaan Agung. Pengembalian ke kas negara berangsur hingga tersisa Rp87 miliar pada 2018.

"Kita serius mengejar, setelah asetnya kita sita, ia menyanggupi bayar," ucap Nirwan.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KASUS BLBI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 23-05-2018