Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp 5.963.078.120 (13 AGUSTUS 2018)

Adik Ratu Atut Dipindah ke Rutan KPK

Juven Martua Sitompul - 09 Agustus 2018 18:27 wib
Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan (tengah) terdakwa kasus korupsi proyek-proyek RSUD dan alat kesehatan sejumlah Puskesmas di Tangsel menyimak keterangan saksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Serang, Banten, Rabu (18/5/2016).Foto: Antara/Asep Fathulra
Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan (tengah) terdakwa kasus korupsi proyek-proyek RSUD dan alat kesehatan sejumlah Puskesmas di Tangsel menyimak keterangan saksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Serang, Banten, Rabu (18/5/2016).Foto: Antara/Asep Fathulra

Jakarta: Terpidana suap Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dipindahkan dari Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, ke Rumah Tahanan cabang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kav C1, Kuningan, Jakarta Selatan. Pemindahan dilakukan demi kepentingan penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Wawan.

"Mulai hari ini dilakukan penitipan narapidana Tubagus Chaeri Wardana di Rutan cabang KPK di Kav. C1 dari tanggal 9 sampai dengan 24 Agustus 2018," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

KPK segera merampungkan pengusutan kasus TPPU yang menjerat Wawan. Penuntasan penyidikan kasus TPPU ini seiring bakal selesainya pemetaan harta kekayaan Wawan.

Kasus TPPU adik mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah ini merupakan salah satu dari sekian banyak kasus yang mangkrak. KPK telah mengusut kasus ini sejak awal Januari 2014 atau lebih dari empat tahun lalu.

Alasannya, kasus ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan kasus pencucian uang lain yang ditangani lembaga Antikorupsi. Sebab, Wawan bukan penyelenggara negara yang harta kekayaannya dapat ditelusuri dengan mudah melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK atau sumber-sumber informasi lainnya.

Baca: Suami Airin Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Pencucian Uang

Kasus TPPU ini merupakan hasil dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi Alat Kesehatan Provinsi Banten dan Alat Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Atas perbuatannya, Wawan disangkakan Pasal 3 dan 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. 

Wawan juga diduga melanggar Pasal 3 ayat 1 dan atau Pasal 6 ayat 1 serta UU Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 Ayat 1 ke- 1 KUHP.‎


(DMR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TUBAGUS CHAERI WARDANA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 15-08-2018