Tito: Jadi Kapolri tidak Baik untuk Kesehatan

Nur Azizah - 17 Juli 2017 15:53 wib
Kapolri Jenderal Tito Karnavian/MTVN/Ilham Wibowo
Kapolri Jenderal Tito Karnavian/MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian berencana pensiun dini. Ia mengungkap mengemban jabatan itu memiliki risiko tinggi, terlebih demokrasi yang dianut Indonesia terlalu terbuka.

"Menjadi Kapolri, menjadi pekerjaan paling stres di dunia. Karena Polri menjadi institusi terbesar kedua di dunia setelah China. Sehingga ini tidak baik untuk kesehatan saya," kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 17 Juli 2017.

Jenderal bintang empat itu menerangkan ia tak bisa mengemban tugas sebagai pentolan Korps Bhayangkara hingga dua periode. Polri, ucap Tito yang diproyeksikan memimpin hingga 2022, menegaskan lembaganya membutuhkan penyegaran dan pimpinan baru.

"Tidak baik untuk organisasi. Mungkin saja kreativitas akan menurunkan," ucap bekas Kepala BNPT itu.

Tito juga belum berencana terjun ke dunia politik setelah benar-benar purnatugas dari Polri. Ia sudah punya pilihan untuk menghabiskan waktu setelah melepas embel-embel pejabat negara.

"Polisi saja banyak musuh, apalagi politik. Saya ingin kembali ke dunia pendidikan saja. Saya ingin mengajar di almamater saya di Singapura," ucap mantan Kepala Densus 88 Antiteror itu.

Tito meraih gelar Ph.D bidang Strategic Studies with interest on Terrorism and Islamist Radicalization di S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapur. Ia lulus dengan predikat magna cum laude pada 2013.

Pria asal Palembang itu juga buru-buru membantah ketika diklarifikasi soal niatan menjadi calon presiden pada Pemilu 2019. Belakangan, kabar tersebut ramai diperbincangkan.

"Tidak, saya tidak tertarik. Itu jawaban saya sekarang dan Insyaallah hingga nanti. Saya ingin rileks dan lebih dekat dengan keluarga," ucap Tito.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG POLRI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 24-11-2017