Ganjar Siap Kooperatif Bongkar Korupsi KTP-el

Damar Iradat - 13 Oktober 2017 10:49 wib
Ganjar Pranowo saat memenuhi panggilan KPK, Selasa 4 Juli 2017. Foto: Metrotvnews.com/Surya Perkasa
Ganjar Pranowo saat memenuhi panggilan KPK, Selasa 4 Juli 2017. Foto: Metrotvnews.com/Surya Perkasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memenuhi panggilan jaksa untuk bersaksi di persidangan perkara korupsi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong. Ganjar mengaku siap kooperatif.

"Jadi, saya datang dan siap bantu. Yang tidak benar kita bongkar," kata Ganjar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Oktober 2017.

Ganjar sedianya dijadwalkan bersaksi pada Senin 9 Oktober 2017. Namun, dia berhalangan hadir karena agenda di Semarang.

"Senin ada Pak Presiden (Joko Widodo), saya izin, boleh nggak saya di waktu berikutnya. Boleh, gitu. Masa tulisannya mangkir enggak, enak banget rasanya," kata Ganjar.

Dalam kesempatan itu, Ganjar kembali membantah dirinya ikut menerima uang hasil proyek senilai Rp5,9 triliun itu. Sebelumnya, dalam surat dakwaan kepada Irman dan Sugiharto, mantan pimpinan Komisi II itu disebut ikut menerima uang USD520 ribu dari Andi Narogong.

Baca: KPK Bertekad tak Mau Lagi Dipecundangi oleh Novanto

Politikus PDI Perjuangan ini juga membantah mengetahui soal bagi-bagi uang kepada anggota Komisi II. Ganjar menyebut politikus Partai Hanura Miryam S. Haryani sempat mengakui jika dirinya tak menerima uang saat keduanya dikonfrontasi dalam pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Waktu dikonfrontasi di KPK sama Bu Yani (Miryam), (dia bilang) kalau Pak Ganjar nggak dikasih," katanya.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KORUPSI E-KTP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 23-11-2017