Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp 5.963.078.120 (13 AGUSTUS 2018)

Petinggi PT Asuransi Bhakti Bhayangkara Dipanggil KPK

Juven Martua Sitompul - 08 Agustus 2018 10:31 wib
Juru bicara KPK Febri Diansyah/MI/Rommy Pujianto
Juru bicara KPK Febri Diansyah/MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Pemasaran Umum PT Asuransi Bhakti Bhayangkara Rifeldo Meisa. Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus korupsi PT Jasindo.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BTJ (tersangka Dirut PT Jasindo Budi Tjahjono)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu, 4 Agustus 2018.

Penyidik juga memanggil mantan Direktur Pemasaran PT Asuransi Jasindo Eko Wari Santoso. Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang sama.

Belum diketahui jelas kaitan kedua saksi dalam kasus tersebut, Keduanya diduga kuat mengetahui ihwal dari praktik rasuah di PT Jasindo.

Baca: Mantan Koordinator Keuangan PT Jasindo Diperiksa KPK

Budi ditetapkan sebagai tersangka sejak Maret 2017. Sebagai Dirut PT Jasindo saat itu, ia diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi terkait pembayaran komisi terhadap kegiatan fiktif agen PT Asuransi Jasa Indonesia dalam penutupan asuransi oil dan gas pada BP Migas-KKKS tahun 2010-2012 dan tahun 2012-2014.

Budi diduga memerintahkan menunjuk perorangan menjadi agen dengan dua proses pengadaan di tahun 2010-2012 dan 2012-2014. Pertama, BP Migas pada 2009 menggelar lelang terbuka pengadaan jasa asuransi untuk menutup aset dan proyek di kontrak kerja sama (KKS).

Saat itu, panitia pengadaan asuransi oil and gas BP Migas mengumumkan PT Jasindo sebagai leader konsorsium. Pada pengadaan kedua, yakni proses lelang jasa asuransi aset dan proyek BP Migas-KKS Tahun 2012-2014, PT Jasindo juga ditunjuk sebagai leader konsorsium.

Akibatnya negara mengalami kerugian negara sekitar Rp15 miliar. Budi dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KASUS KORUPSI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 15-08-2018