DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.147.901 (21 SEP 2018)

Kejahatan Perbankan Tumbuh Seiring Perkembangan Teknologi

Faisal Abdalla - 10 April 2018 14:28 wib
Wadirtipideksus Bareskrim Kombes Daniel Tahi Monang Silitonga bicara peningkatan keamanan perbankan/Medcom.id/Faisal Abdalla
Wadirtipideksus Bareskrim Kombes Daniel Tahi Monang Silitonga bicara peningkatan keamanan perbankan/Medcom.id/Faisal Abdalla

Jakarta: Masyarakat harus mawas diri. Wakil Direktur Tindak Pidama Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Kombes Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan kejahatan perbankan terus bertumbuh seiring perkembangan teknologi.

"Kejahatan perbankan terjadi selain karena kelihaian pelaku tapi juga ada kelemahan baik dari pihak bank maupun nasabah," kata Daniel dalam Focus Group Discussion, 'Peran Polri dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Skimming' di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa, 10 April 2018.

Baca: Perbankan Diminta Mempercepat Pemberian Cip Kartu Debit

Daniel mengatakan saat ini Polisi terus mendorong perbankan meningkatkan sistem keamanan. Salah satunya, mendorong perbankan mengganti jenis kartu ATM terbaru agar tak mudah dibajak melalui sistem skimming.  

"ATM kita saat ini masih menggunakan black magnetic stripe. Kita sudah kerja sama dengan pihak BI agar perbankan tidak lagi pakai jenis itu. Tapi pakai cip. Teknologi cip ini agak lebih sulit dicuri datanya," jelas Daniel.

Dosen dari Universitas Nasional Hilmi Rahman Ibrahim selaku perwakilan nasabah menyangkan kebijakan penggantian kartu ATM ke sistem cip diberi batas waktu hingga 2021. Batas waktu itu dianggap terlalu lama.

"Kenapa tidak dari sekarang? Kenapa tidak paling lambat 2019. Padahal kasus kejahatan perbankan terus bergulir," tegas dia.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KASUS PEMBOBOLAN DANA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 22-09-2018