Dua Sekawan Ditangkap Polisi Usai 17 Kali Mencuri Motor

Dhaifurrakhman Abas - 14 Februari 2018 04:17 wib
Ilustrasi kendaraan hasil curanmor disita polisi.
Ilustrasi kendaraan hasil curanmor disita polisi.

Jakarta: Polsek Tanjung Duren menangkap Arsadi, 21, dan Yosa Dwi Sanova, 28, karena diduga mencuri sepeda motor di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat dan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Lambe P Birana mengatakan, kedua tersangka ditangkap ketika beraksi di Jalan Jelembar Selatan Raya, Jelembar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin, 12 Februari lalu sekitar pukul 23.45 WIB.

"Saat beraksi itu, keduanya berhasil dipergoki oleh seorang tetangga korban hingga langsung diteriaki maling. Dan kebetulan saat itu ada anggota yang sedang berpatroli kewilayahan sehingga langsung mengamankannya," Kata Lambe di Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, Selasa, 13 Februari 2018.

Setelah polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada kedua tersangka di Mapolsek Tanjung Duren, polisi kemudian berhasil mengungkap bahwa keduanya kerap kali melakukan aksi curanmor. Bahkan, warga Penjaringan, Jakarta Utara tersebut, disangka telah 17 kali melancarkan aksinya.

"Kedua tersangka setidaknya telah melancarkan aksi curanmor sebanyak 17 kali di beberapa wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Artinya, pelaku berhasil ditangkap ketika hendak melancarkan aksinya yang ke 17 kali," jelas Lambe.

Sementara modusnya, kata Lambe, keduanya ini sengaja berkeliling Ibu Kota untuk mencari sasaran motor. Setelah menemukan sasaran yang tepat, tersangka langsung mengambilnya dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci leter T.

Kemudian setelah berhasil mencuri motor hasil kejahatannya, keduanya pun langsung menjualnya dengan cara dijajakan di media sosial.

"Harga jualnya pun bervariasi yakni kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per unit sepeda motor. Selain itu, juga ada satu sepeda motor hasil kejahatannya yang dipereteli untuk dijual secara batangan," ungkap Lambe.

Selain menjual barang curiannya  dikatakannya Lambe, keduanya pun kerap menggunakan motor hasil curiannya untuk mencuri motor sasaran lainnya. Hal tersebut terbukti ketika tersangka menggunakan motor hasil curian pada malam sebelumnya untuk mencari motor target di esok paginya.

"Jadi sepeda motor hasilnya itu kemudian malamnya digunakan untuk mencuri lagi tapi kemudian berhasil dipergoki itu. Dan kedua tersangka ini merupakan residivis kasus serupa," pungkas Lambe.


(DEN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENCURIAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 26-02-2018