KPK Tegaskan Terus Lakukan OTT

Juven Martua Sitompul - 13 September 2017 11:36 wib
Wakil Ketua KPK  Saut Situmorang. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan akan terus melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pihak-pihak yang mencoba melakukan tindak pidana korupsi. Sekalipun, pihak yang terlibat dalam rasuah itu seorang jaksa.

"KPK digaji untuk cegah dan tangkap koruptor," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu 13 September 2017.

Masalah OTT menjadi perhatian anggota Komisi III saat melakukan rapat dengar pendapat dengan pimpinan KPK. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III Benny K. Harman selama dua hari berturut-turut itu berjalan dengan tensi tinggi.

Anggota Komisi III dari Fraksi PKS Nasir Djamil mempertanyakan soal OTT yang dinilainya uang recehan. "Tadi disebutkan Dumas (Pengaduan Masyarakat), nominal Rp1 miliar, tapi yang di OTT Rp10 juta. Setiap KPK mendapatkan tekanan kemudian mereka melakukan OTT. Apa kemudian ini cara KPK untuk mendapatkan simpati publik?" ujar Nasir, Selasa 12 September 2017.

Baca: Penjelasan KPK soal 'OTT Recehan'

Menanggapi hal itu, Saut menyatakan lembaga antikorupsi tidak akan berhenti melakukan OTT. "Enggak boleh berhenti," ujarnya.

Menurut dia, hal yang wajar jika OTT dianggap membuat gaduh apa lagi yang tertangkap tangan adalah aparat penegak hukum. Dia meminta semua pihak yang tak terima adanya OTT, khususnya koruptor, silakan melakukan perlawanan hukum ke pengadilan.

"Soal OTT atau tidak, itu soal hukum pembuktian," ujar dia.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OTT KPK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 26-09-2017