Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

KPK Jemput Paksa Fredrich Yunadi

Juven Martua Sitompul - 13 Januari 2018 00:25 wib
Advokat Fredrich Yunadi (kaos hitam) tiba di Gedung KPK setelah dijemput paksa oleh penyidik. Foto: Juven Martua Sitompul
Advokat Fredrich Yunadi (kaos hitam) tiba di Gedung KPK setelah dijemput paksa oleh penyidik. Foto: Juven Martua Sitompul

Jakarta: Advokat Fredrich Yunadi tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu 13 Januari 2018 sekitar pukul 00.15 WIB. Dia dijemput paksa tim penyidik KPK di sebuah lokasi.

Fredrich yang mengenakan kaos oblong warna hitam tak mau berkomentar soal penjemputan paksa tersebut. "Enggak ada komentar," kata Fredrich sambil masuk ke lobi KPK.

Informasi yang dihimpun, tim lembaga Antirasuah bergerak menjemput paksa mantan kuasa hukum Setya Novanto sejak pukul 21.00 WIB. Dia dijemput paksa setelah sebelumnya mangkir panggilan penyidik.

Fredrich dianggap tidak bersikap kooperatif. Dia menolak hadir dalam pemeriksaan dengan dalil masih mengikuti proses pemeriksaan kode etik Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

KPK menetapkan advokat Fredrich Yunadi dan Bimanesh Sutarjo, dokter RS Permata Hijau. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara korupsi KTP-el yang menjerat Setya Novanto.

Atas perbuatannya, Fredrich dan Bimanesh dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 



(DMR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KORUPSI E-KTP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-06-2018